Ratusan Pembudidaya Ikan Di Brebes Jadi Target Penebusan Pupuk Bersubsidi

3 min read
Ratusan Pembudidaya Ikan Di Brebes Jadi Target Penebusan Pupuk Bersubsidi

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes meluncurkan program Penebusan Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan 2026. Program itu diharapkan dapat membantu ratusan orang pembudidaya ikan setempat, untuk meningkatkan produktivitas tambak mereka. Petani tambak asal Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Wasirudin mengatakan, dia menjadi lebih optimistis mengelola tambaknya, karena kini biaya produksi dapat ditekan melalui program pupuk bersubsidi. “Alhamdulillah kami merasa sangat terbantu. Dengan adanya pupuk bersubsidi dan harganya yang lebih terjangkau, biaya produksi menjadi lebih ringan, sehingga kami semakin semangat mengelola tambak,” ujar Wasirudin, seusai mengikuti acara peluncuran penebusan pupuk bersubsidi di Aula Balai Desa Grinting, Senin (29/6/2026). Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan, program pupuk bersubsidi merupakan bentuk komitmen pemerintah, untuk memperkuat sektor perikanan budidaya yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Menurutnya, pupuk tidak hanya menjadi kebutuhan sektor pertanian, tetapi juga berperan penting dalam budidaya perikanan, karena membantu menumbuhkan pakan alami yang berdampak pada peningkatan produktivitas tambak. “Pemerintah akan terus berupaya memberikan kemudahan kepada para pembudidaya, melalui program pupuk bersubsidi. Harapannya, fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan agar produktivitas tambak meningkat, dan kesejahteraan masyarakat perikanan semakin baik,” tegasnya. Paramitha menjelaskan, pelaksanaan program tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2025, tentang pemberian subsidi pupuk bagi pembudidaya ikan. Di Kabupaten Brebes, pendataan calon penerima dilakukan melalui sistem elektronik e-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Pembudidaya (e-RDKK Perikanan/e-RPSP). Hingga saat ini, ujarnya, alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Brebes pada 2026 mencapai 1.500 ton, terdiri atas pupuk Urea dan SP-36. Pupuk tersebut akan didistribusikan kepada 554 orang pembudidaya ikan, yang terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi. Bupati juga memastikan proses penebusan kini semakin mudah, karena pembudidaya cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios atau titik penyaluran resmi, salah satunya melalui BUMDes Moncer Bae Desa Grinting. “Saya berharap para penyuluh terus memberikan pendampingan dan edukasi, agar seluruh pembudidaya yang berhak dapat memanfaatkan program ini dengan baik,” pesannya. Manager Wilayah Jateng 2 PT Pupuk Indonesia (Persero), Safari Yusuf, menegaskan pihaknya siap menjamin ketersediaan stok dan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi hingga ke titik penyaluran. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Perikanan, BUMDes, dan penyuluh terus dilakukan, agar penyaluran berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta mudah diakses pembudidaya. “Semoga seluruh kuota pupuk yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal, untuk meningkatkan produktivitas tambak masyarakat,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Eko Supriyanto mengatakan, dukungan pupuk bersubsidi sebanyak 1.500 ton, diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan tambak air payau seluas 9.923 hektare. Dengan meningkatnya produktivitas komoditas unggulan, terutama bandeng dan udang, sektor perikanan diharapkan semakin berkontribusi terhadap ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Brebes. Penulis: Suprapto/Bayu Arfi, KOntributor Brebes Editor: Tn/Ul, Dinas Komdigi Jateng

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes meluncurkan program Penebusan Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan 2026. Program itu diharapkan dapat membantu ratusan orang pembudidaya ikan setempat, untuk meningkatkan produktivitas tambak mereka.

Petani tambak asal Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Wasirudin mengatakan, dia menjadi lebih optimistis mengelola tambaknya, karena kini biaya produksi dapat ditekan melalui program pupuk bersubsidi.

“Alhamdulillah kami merasa sangat terbantu. Dengan adanya pupuk bersubsidi dan harganya yang lebih terjangkau, biaya produksi menjadi lebih ringan, sehingga kami semakin semangat mengelola tambak,” ujar Wasirudin, seusai mengikuti acara peluncuran penebusan pupuk bersubsidi di Aula Balai Desa Grinting, Senin (29/6/2026).

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan, program pupuk bersubsidi merupakan bentuk komitmen pemerintah, untuk memperkuat sektor perikanan budidaya yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menurutnya, pupuk tidak hanya menjadi kebutuhan sektor pertanian, tetapi juga berperan penting dalam budidaya perikanan, karena membantu menumbuhkan pakan alami yang berdampak pada peningkatan produktivitas tambak.

“Pemerintah akan terus berupaya memberikan kemudahan kepada para pembudidaya, melalui program pupuk bersubsidi. Harapannya, fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan agar produktivitas tambak meningkat, dan kesejahteraan masyarakat perikanan semakin baik,” tegasnya.

Paramitha menjelaskan, pelaksanaan program tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2025, tentang pemberian subsidi pupuk bagi pembudidaya ikan. Di Kabupaten Brebes, pendataan calon penerima dilakukan melalui sistem elektronik e-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Pembudidaya (e-RDKK Perikanan/e-RPSP).

Hingga saat ini, ujarnya, alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Brebes pada 2026 mencapai 1.500 ton, terdiri atas pupuk Urea dan SP-36. Pupuk tersebut akan didistribusikan kepada 554 orang pembudidaya ikan, yang terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi.

Bupati juga memastikan proses penebusan kini semakin mudah, karena pembudidaya cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios atau titik penyaluran resmi, salah satunya melalui BUMDes Moncer Bae Desa Grinting.

“Saya berharap para penyuluh terus memberikan pendampingan dan edukasi, agar seluruh pembudidaya yang berhak dapat memanfaatkan program ini dengan baik,” pesannya.

Manager Wilayah Jateng 2 PT Pupuk Indonesia (Persero), Safari Yusuf, menegaskan pihaknya siap menjamin ketersediaan stok dan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi hingga ke titik penyaluran. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Perikanan, BUMDes, dan penyuluh terus dilakukan, agar penyaluran berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta mudah diakses pembudidaya.

“Semoga seluruh kuota pupuk yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal, untuk meningkatkan produktivitas tambak masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Eko Supriyanto mengatakan, dukungan pupuk bersubsidi sebanyak 1.500 ton, diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan tambak air payau seluas 9.923 hektare. Dengan meningkatnya produktivitas komoditas unggulan, terutama bandeng dan udang, sektor perikanan diharapkan semakin berkontribusi terhadap ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Brebes.

Penulis: Suprapto/Bayu Arfi, KOntributor Brebes
Editor: Tn/Ul, Dinas Komdigi Jateng

Ratusan Pembudidaya Ikan Di Brebes Jadi Target Penebusan Pupuk Bersubsidi
Ratusan Pembudidaya Ikan Di Brebes Jadi Target Penebusan Pupuk Bersubsidi
Ratusan Pembudidaya Ikan Di Brebes Jadi Target Penebusan Pupuk Bersubsidi
Ratusan Pembudidaya Ikan Di Brebes Jadi Target Penebusan Pupuk Bersubsidi
More like this