Ratusan Pelajar Antusias di SI SEMAR 2026, Apa Terobosan Mahasiswa Pati Unnes?

2 min read
Terobosan Mahasiswa Pati Unnes Pukau Ratusan Pelajar di SI SEMAR 2026

Ikatan Mahasiswa Pati (IMP) UNNES menyelenggarakan SI SEMAR 2026 di SMAN 3 Pati pada 25 Januari. Ratusan pelajar dari Pati dan sekitarnya mengikuti simulasi seleksi masuk PTN ini. Kegiatan tersebut mempersiapkan siswa kelas XI, XII, dan gap year menghadapi UTBK 2026 melalui try out berbasis CBT dan pembahasan soal.

Terobosan Mahasiswa Pati Unnes Pukau Ratusan Pelajar di SI SEMAR 2026

Ratusan pelajar SMA di Kabupaten Pati dan sekitarnya membanjiri SMAN 3 Pati pada Minggu, 25 Januari, mengikuti SI SEMAR 2026-Simulasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang digelar Ikatan Mahasiswa Pati (IMP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), sebuah upaya merespons ketatnya persaingan masuk kampus negeri yang kian meruncing.

Tekanan Seleksi PTN

Kegiatan ini, yang menggaet 354 peserta, secara gamblang meniru Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) melalui kerja sama dengan bimbingan belajar Neutron. Tujuannya jelas: membekali siswa kelas XI, XII, serta lulusan gap year dengan simulasi realistis, lengkap dengan pembahasan soal dan seminar motivasi dari figur publik.

Di balik tema ambisius “Beyond the Gate of Dream”, SI SEMAR 2026 berfungsi sebagai termometer kesiapan mental dan akademik para calon mahasiswa. Ini menunjukkan betapa gentingnya kebutuhan akan strategi jitu di tengah sistem seleksi yang terus berevolusi, memaksa pelajar mencari setiap celah keuntungan.

Meski demikian, satu kali simulasi ini mungkin hanya sebatas pengenalan, bukan solusi fundamental. Ketergantungan pada bimbingan belajar dan “influencer” menyoroti kerentanan sistem persiapan mandiri siswa, yang kerap mencari jalan pintas di tengah ketidakpastian.

Pengakuan Peserta dan Penyelenggara

Ketua Pelaksana SI SEMAR IMP 2026, Gisela Keyza Azzara, mengakui harapan besar disematkan pada acara ini. “SI SEMAR diharapkan bisa membantu peserta menyusun strategi belajar dan lebih siap secara akademik maupun mental menghadapi seleksi masuk PTN 2026,” katanya, menekan pada aspek kesiapan strategis dan mental yang krusial.

Salah satu peserta, Trisya, yang bahkan meraih peringkat kedua skor tertinggi, mengaku pengalaman itu mengejutkan. “Awalnya ikut karena penasaran tipe soal UTBK, tapi ternyata acaranya seru dan banyak manfaatnya. Pembahasannya jelas, panitianya ramah, dan tidak menyangka bisa dapat juara dua,” ujarnya, sebuah pengakuan yang menyiratkan betapa minimnya pemahaman awal siswa terhadap format ujian krusial ini.

Fenomena SI SEMAR 2026 menegaskan realitas pahit: akses ke pendidikan tinggi negeri kini menjadi medan pertempuran sengit. Inisiatif mahasiswa seperti ini menjadi cerminan dari desakan masif para pelajar untuk mendapatkan pijakan di universitas idaman, menyoroti kebutuhan mendesak akan persiapan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, bukan sekadar simulasi sesaat.

More like this