Ahmad Luthfi Kawal Investasi Brunei: Menguak Isi Pertemuan Penting dengan Pangeran Abdul Qawi

2 min read
Ahmad Luthfi Guides Brunei Investment: Prince Abdul Qawi Meeting Details Revealed

Pangeran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam mengunjungi Jawa Tengah pada 4 Februari 2026. Kunjungan ini menindaklanjuti rencana investasi di sektor energi terbarukan, pengelolaan sampah, dan pertanian. Penandatanganan Letter of Intent (LOI) untuk energi terbarukan dilakukan. Gubernur Jawa Tengah menyambut potensi kerja sama strategis ini.

Pangeran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam bersama stafnya menyambangi Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/2/2026), untuk menjajaki investasi dan meneken Letter of Intent (LOI) di sektor energi terbarukan. Kunjungan ini berdalih menindaklanjuti potensi besar di pengolahan sampah, pertanian, dan energi terbarukan, di tengah desakan Jawa Tengah memenuhi target “zero sampah 2029” dan ambisi pemerataan ekonomi.

Realisasi Investasi yang Minim

Investasi Brunei di Jawa Tengah sebelumnya hanya menyentuh angka Rp5 miliar hingga 2025, angka yang minim dibanding klaim potensi besar yang ditawarkan. LOI yang ditandatangani ini fokus pada energi terbarukan, namun janji manis tentang pengolahan sampah dan pertanian juga disuarakan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi gencar memamerkan 35 kabupaten/kota sebagai ladang investasi, dengan menyorot pengelolaan sampah di Banyumas Raya dan Pekalongan Raya yang sudah berjalan. Luthfi juga menawarkan optimalisasi waduk untuk energi terbarukan dan pengembangan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang disebutnya “terbesar dan komplet”.

Namun, tawaran tersebut masih sebatas komunikasi dan “menunggu langkah strategis” untuk KITB, mengindikasikan belum ada kesepakatan konkret yang mengikat. Pernyataan ini mempertanyakan keseriusan dan kecepatan realisasi investasi yang sangat dibutuhkan.

Janji dan Agenda Gubernur

Luthfi menegaskan, pengelolaan sampah menjadi prioritas utama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai target “zero sampah 2029”. “Pemerintah daerah harus kreatif untuk mengelola sampah. Salah satunya dengan menggandeng investor,” ucap Luthfi, seolah menimpakan beban pada pihak luar.

Dia juga menjanjikan kunjungan balasan ke Brunei, tidak hanya untuk penandatanganan kerja sama, tetapi juga “akan bertemu dengan para pekerja migran asal Jawa Tengah,” sebuah agenda yang terkesan kurang fokus pada investasi inti.

Komitmen yang Masih Abu-abu

Pangeran Abdul Qawi sendiri hanya menyatakan telah mengunjungi beberapa lokasi, termasuk Candi Borobudur, dan mengajak delegasi untuk membahas hal teknis. Ini menunjukkan kunjungan masih dalam tahap penjajakan awal, jauh dari komitmen investasi masif yang digembar-gemborkan, terutama jika dibandingkan dengan investasi Brunei yang stagnan di angka Rp5 miliar hingga tahun lalu.

Ahmad Luthfi Kawal Investasi Brunei: Menguak Isi Pertemuan Penting dengan Pangeran Abdul Qawi
Ahmad Luthfi Kawal Investasi Brunei: Menguak Isi Pertemuan Penting dengan Pangeran Abdul Qawi
Ahmad Luthfi Kawal Investasi Brunei: Menguak Isi Pertemuan Penting dengan Pangeran Abdul Qawi
Ahmad Luthfi Kawal Investasi Brunei: Menguak Isi Pertemuan Penting dengan Pangeran Abdul Qawi
More like this