Xiaomi Kini Jual Es Krim! Varian Standard, Pro, Max Meluncur, Harga Mulai Rp15 Ribu

2 min read
Xiaomi Kini Jual Es Krim! Varian Standard, Pro, Max Meluncur, Harga Mulai Rp15 Ribu

Foto: GizmochinaTeknologi.id – Xiaomi kembali membuktikan predikatnya sebagai perusahaan yang mampu menyematkan branding pada produk apa pun. Namun, kejutan kali ini bukan datang dari lini smart home atau gawai terbaru, melainkan dari dunia kuliner. Dalam acara internal bertajuk Values Conference 2026 di kampus Xiaomi, China, perusahaan ini resmi memperkenalkan produk es krim unik dengan skema varian layaknya ponsel flagship: Standard, Pro, dan Max.Langkah “nyeleneh” ini langsung viral di media sosial karena Xiaomi mengemas peluncuran es krim tersebut dengan gaya keynote presentasi gadget premium, lengkap dengan perbandingan fitur dan “spesifikasi” di atas panggung besar.Baca juga:Laptop Premium Serbaguna! Inilah Keunggulan Xiaomi Book Pro 14 2026 Berbasis AIInspirasi dari Millet: Filosofi di Balik RasaEs krim ini bukan sekadar hidangan penutup biasa. Chef Bing Jiabao dari kantin Xiaomi, yang meracik resep khusus ini, mengungkapkan bahwa ia terinspirasi dari es krim tahu dan bereksperimen menggunakan millet (biji-bijian). Penggunaan millet bukan tanpa alasan, sebab bahan ini merupakan elemen kunci dalam identitas merek Xiaomi.Setelah melalui tiga kali iterasi pengembangan, Chef Bing berhasil menyempurnakan prosesnya. Millet dikukus terlebih dahulu, diubah menjadi pasta yang dicampur dengan susu, dan diakhiri dengan taburan biji millet renyah di bagian luar. Teknik ini diklaim berhasil memecahkan tantangan dalam memberikan cita rasa millet yang lebih kuat dan tekstur yang kompleks.Hierarki Varian: Standard, Pro, dan MaxFoto: GizmochinaSesuai dengan DNA perusahaan sebagai “King of Value”, es krim ini dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif dan dibagi menjadi tiga tingkatan performa rasa:Varian Standard: Dibanderol seharga 5,99 Yuan (sekitar Rp15 ribuan). Ini adalah versi paling dasar yang menawarkan rasa millet murni dengan tekstur renyah dari taburan biji-bijian di bagian luar.Varian Pro: Dijual dengan harga 6,99 Yuan (sekitar Rp17.500). Pada versi ini, Xiaomi menambahkan satu stik biskuit bertema “values” yang diklaim meningkatkan pengalaman makan secara signifikan melalui sensasi crunchy tambahan.Varian Max: Sebagai kasta tertinggi, varian ini dipatok 8,99 Yuan (sekitar Rp22.500). Versi Max menawarkan “spesifikasi” tertinggi dengan tiga stik biskuit yang mengelilingi dasar es krim, memberikan tampilan lebih kokoh dan rasa yang lebih kompleks.Baca juga:5 Rekomendasi Tablet Xiaomi Terbaik 2026, Harga Mulai Rp1 JutaanViral di Media Sosial dan Respons Lei JunMomen peluncuran ini mengundang gelak tawa sekaligus kekaguman dari warganet. Foto-foto di lokasi menunjukkan mesin es krim yang digunakan merupakan hasil kolaborasi dengan Mengniu, perusahaan produk susu ternama di China. Hal ini menunjukkan bahwa Xiaomi tetap mengedepankan kualitas meskipun produk tersebut hanya tersedia untuk kalangan internal.Pendiri Xiaomi, Lei Jun, ikut menanggapi fenomena ini melalui media sosialnya. Ia mengaku belum sempat mencicipi produk viral tersebut karena kesibukan jadwal konferensi, sementara para karyawan sudah rela mengantre panjang di kantin pusat untuk mencoba “perangkat konsumsi” terbaru tersebut.Warganet di China pun ramai memberikan komentar lucu. Ada yang mempertanyakan absennya varian “Ultra”, sementara yang lain bercanda menunggu versi “Lite”, “Global Version”, hingga pembaruan topping via OTA (Over-The-Air). Xiaomi mengonfirmasi bahwa seluruh stok es krim tersebut langsung ludes terjual sesaat setelah diluncurkan.Meskipun saat ini es krim Standard, Pro, dan Max hanya tersedia secara eksklusif di lingkungan kampus Xiaomi, inovasi ini menunjukkan sisi kreatif perusahaan dalam menghadirkan pengalaman unik bagi karyawannya. Kini, para penggemar global hanya bisa berandai-andai: apakah Xiaomi akan membawa ekosistem kuliner ini ke pasar internasional?Baca Berita dan Artikel lainnya diGoogle News.(yna/sa)

Xiaomi Kini Jual Es Krim! Varian Standard, Pro, Max Meluncur, Harga Mulai Rp15 Ribu

Xiaomi, raksasa teknologi China, kembali memamerkan manuver branding agresifnya. Perusahaan itu baru saja meluncurkan es krim dengan hierarki varian Standard, Pro, dan Max—persis lini ponsel flagship mereka—dalam acara internal Values Conference 2026 di kampusnya, China. Langkah “nyeleneh” ini langsung viral, mengukuhkan predikat Xiaomi sebagai entitas yang mampu menyematkan identitasnya pada produk apa pun, bahkan di luar ranah gawai.

Peluncuran es krim tersebut dikemas layaknya presentasi kunci produk gadget premium, lengkap dengan perbandingan “spesifikasi” di panggung megah. Ini bukan sekadar hidangan penutup biasa. Chef Bing Jiabao, peracik resep dari kantin Xiaomi, mengungkap inspirasinya dari es krim tahu dan eksperimen menggunakan millet—biji-bijian yang menjadi elemen kunci identitas merek Xiaomi. Setelah tiga iterasi pengembangan, millet dikukus, diubah menjadi pasta, dicampur susu, dan diakhiri taburan biji millet renyah, diklaim menghasilkan cita rasa kuat dan tekstur kompleks.

Strategi Harga dan Varian “Flagship”

Es krim ini dibanderol dengan harga kompetitif, mencerminkan DNA “King of Value” Xiaomi. Varian Standard dijual 5,99 Yuan (sekitar Rp15 ribu) dengan rasa millet murni. Varian Pro, seharga 6,99 Yuan (sekitar Rp17.500), menambahkan satu stik biskuit bertema “values” untuk sensasi renyah ekstra. Puncaknya, varian Max dipatok 8,99 Yuan (sekitar Rp22.500) dengan tiga stik biskuit mengelilingi dasar es krim, menawarkan tampilan kokoh dan rasa kompleks. Kolaborasi dengan perusahaan susu ternama China, Mengniu, untuk mesin es krim, menegaskan komitmen Xiaomi pada kualitas meski produk hanya untuk kalangan internal.

Pendiri Xiaomi, Lei Jun, turut merespons fenomena ini di media sosial. Ia mengaku belum sempat mencicipi produk viral tersebut, terhimpit jadwal konferensi padat, sementara karyawan rela mengantre panjang di kantin pusat demi “perangkat konsumsi” terbaru itu. Warganet China pun membanjiri media sosial dengan komentar satir. “Mana varian Ultra?” tanya beberapa. Lainnya bercanda menanti versi “Lite”, “Global Version”, hingga pembaruan topping via OTA (Over-The-Air). Xiaomi mengonfirmasi: seluruh stok es krim ludes terjual sesaat setelah diluncurkan.

Saat ini, es krim Standard, Pro, dan Max hanya tersedia eksklusif di lingkungan kampus Xiaomi. Inovasi ini memang menunjukkan sisi kreatif perusahaan dalam menghadirkan pengalaman unik bagi karyawannya. Namun, hal ini juga memicu pertanyaan mendasar: akankah Xiaomi, dengan segala ambisi brandingnya, berani membawa “ekosistem kuliner” ini ke pasar internasional, mengubahnya dari gimmick internal menjadi produk konsumen global? Pasar menanti, atau mungkin justru skeptis.

More like this