Salatiga Pascabanjir: Pemkot dan Lintas Unsur Luncurkan Jaga Tirta, Upaya Krusial Pemulihan Kota

2 min read
Salatiga Pascabanjir: Pemkot dan Lintas Unsur Luncurkan Jaga Tirta, Upaya Krusial Pemulihan Kota

Pemerintah Kota Salatiga bersama TNI, Polri, dan pegiat lingkungan menggelar karya bhakti “Jaga Tirta” pada 16 April 2026. Kegiatan ini menangani dampak banjir di RW 8 dan RW 9 Kecamatan Tingkir, Salatiga. Fokus utamanya adalah pembersihan lingkungan dan pengerukan sedimentasi saluran air. Upaya kolaboratif ini bertujuan mencegah luapan air di masa depan.

SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga bergerak cepat menangani dampak banjir yang sempat melanda wilayah RW 8 dan RW 9 Kecamatan Tingkir dengan menggelar karya bhakti “Jaga Tirta” bersama unsur TNI, Polri, dan pegiat lingkungan, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan, khususnya pengerukan sedimentasi di saluran air yang mengalami pendangkalan akibat penumpukan lumpur. Kondisi tersebut selama ini menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran irigasi hingga memicu luapan air.
Aksi dilaksanakan di kawasan SMA Saintek Ahmad Dahlan, Kecamatan Tingkir, dengan melibatkan berbagai elemen sebagai wujud kolaborasi lintas sektor dalam penanganan dampak banjir sekaligus upaya pencegahan ke depan. Kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat “Indonesia Asri”.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa peristiwa banjir menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak.
“Banjir yang terjadi di RW 8 dan 9 ini tidak lain karena adanya aliran irigasi yang terhambat. Oleh karena itu, mari kita kerjakan bersama-sama, baik dari pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, maupun pegiat lingkungan, sehingga tidak akan terjadi lagi luapan air di kemudian hari,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Fajar Hapsari, menekankan, karya bhakti ini tidak hanya bersifat penanganan jangka pendek, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk ditinggali. Lingkungan yang bersih menjadi fondasi masyarakat yang sehat dan produktif. Melalui gotong royong, kita perkuat kepedulian bersama agar lingkungan tetap terjaga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jateng turut memberikan dukungan melalui penyerahan bantuan secara simbolis berupa tiga unit tempat sampah khusus botol plastik senilai Rp4.500.000.
Melalui kegiatan “Jaga Tirta”, diharapkan penanganan banjir tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga berkelanjutan melalui upaya menjaga kebersihan saluran air, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mewujudkan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan asri.

Penulis: Kontributor Kota Salatiga
Editor: WH/DiskomdigiJtg

Salatiga Pascabanjir: Pemkot dan Lintas Unsur Luncurkan Jaga Tirta, Upaya Krusial Pemulihan Kota
Salatiga Pascabanjir: Pemkot dan Lintas Unsur Luncurkan Jaga Tirta, Upaya Krusial Pemulihan Kota
Salatiga Pascabanjir: Pemkot dan Lintas Unsur Luncurkan Jaga Tirta, Upaya Krusial Pemulihan Kota
Salatiga Pascabanjir: Pemkot dan Lintas Unsur Luncurkan Jaga Tirta, Upaya Krusial Pemulihan Kota
More like this