Sorotan Dunia di Forum 150 Negara: Ketua BKSAP Kecam Keras Israel di Timur Tengah

2 min read
Sorotan Dunia: Ketua BKSAP Kecam Keras Israel di Forum 150 Negara

Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengecam tindakan militer Israel di Timur Tengah. Dalam Sidang Umum IPU ke-152 di Istanbul, ia menyoroti penembakan prajurit TNI UNIFIL dan agresi Israel di Gaza yang menimbulkan krisis kemanusiaan. Kebijakan Israel mempersenjatai warga sipil juga dikritisi.

Sorotan Dunia: Ketua BKSAP Kecam Keras Israel di Forum 150 Negara

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, mengecam keras tindakan militer Israel di Timur Tengah, menyoroti insiden penembakan terhadap tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon. Pernyataan tajam ini dilontarkan di hadapan delegasi 150 negara dalam Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-152 di Istanbul, Sabtu, 18 April 2026.

Kecaman Indonesia menggarisbawahi situasi Timur Tengah yang memburuk, di mana agresi Israel tidak hanya memperparah konflik regional, tetapi juga secara langsung mengancam stabilitas global melalui serangannya terhadap pasukan penjaga perdamaian.

Krisis Kemanusiaan dan Pelanggaran Hukum

Syahrul Aidi menegaskan, penyerangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius hukum internasional dan prinsip kemanusiaan. Insiden ini, menurutnya, menuntut respons tegas dari komunitas global dan tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa konsekuensi. Sikap parlemen Indonesia jelas: tindakan Israel telah melampaui batas.

Selain serangan terhadap personel TNI, BKSAP DPR RI juga menyoroti agresi militer Israel di Palestina, khususnya Jalur Gaza. Serangan tanpa henti ini telah memicu krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, menyebabkan ribuan korban sipil dan kehancuran infrastruktur vital. Kondisi Gaza menjadi bukti nyata kekejaman yang terus berlangsung.

Indonesia juga mengkritisi kebijakan terbaru pemerintah Israel yang kian memperkeruh keadaan. Langkah mempersenjatai warga sipil dan pengesahan regulasi yang membuka ruang kekerasan terhadap warga serta tahanan Palestina, dinilai sebagai pemicu eskalasi konflik yang berbahaya. Kebijakan ini hanya akan memperdalam lingkaran kekerasan dan penderitaan.

Suara Tegas Parlemen Indonesia

“Di hadapan perwakilan 150 negara, kami dari BKSAP DPR RI menyampaikan sikap atas tindakan Israel di Timur Tengah. Salah satu yang paling kami soroti adalah insiden penembakan terhadap tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Tindakan ini sudah di luar batas karena menyasar pasukan perdamaian,” tegas Syahrul Aidi, Sabtu (18/4/2026).

Syahrul Aidi juga menyoroti agresi Israel di Palestina, khususnya Jalur Gaza, yang terus-menerus menjadi sasaran serangan. Ia menilai agresi tersebut telah menciptakan krisis kemanusiaan parah, dengan banyaknya korban sipil dan kerusakan infrastruktur yang tak terhitung.

Ia turut mengkritik keras kebijakan Israel yang mempersenjatai warga sipil dan mengesahkan regulasi yang memicu kekerasan terhadap warga serta tahanan Palestina. Langkah-langkah ini, menurut Syahrul Aidi, hanya memperburuk situasi dan mengancam perdamaian.

Delegasi DPR RI, melalui BKSAP, hadir di Sidang Umum IPU ke-152 di Istanbul pada 15–19 April 2026. Forum internasional ini menjadi platform bagi Indonesia untuk menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi Timur Tengah yang terus memburuk akibat eskalasi konflik.

More like this