Lele Lokal: Tulang Punggung Tak Terduga Penguatan Rantai Pasok MBG

3 min read
Local Catfish: The Unexpected Backbone Strengthening MBG's Supply Chain

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Blora mendorong rantai pasok pangan lokal. Budidaya lele oleh koperasi warga Kelurahan Punden, Blora, menyuplai protein untuk dapur MBG. Dukungan KKP berupa kolam dan benih lele ini menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan gizi. Produksi lele mencapai dua hingga tiga kuintal per siklus.

Local Catfish: The Unexpected Backbone Strengthening MBG's Supply Chain

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Punden, Blora, Jawa Tengah, digadang mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui budidaya lele komunitas. Namun, realitasnya, pasokan hasil panen lele ke dapur MBG secara langsung masih terganjal, memaksa koperasi warga menjual hasil budidaya ke pengepul. Skala produksi yang belum memadai menjadi hambatan utama integrasi penuh rantai pasok lokal ini.

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Punden, penerima bantuan 24 kolam budidaya dan 60 ribu benih lele dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), belum mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara mandiri. Meskipun program ini diklaim menopang gizi dan ekonomi, ketergantungan pada perantara pasar menunjukkan celah dalam efektivitas rantai pasok yang dijanjikan.

Realita Produksi vs. Kebutuhan MBG

Bantuan pemerintah melalui KKP mencakup benih, pakan, dan sarana pendukung bagi KKMP Punden. Wakil Ketua Bidang Usaha KKMP Punden, Akhlis Nurfuad, menyebut produksi satu siklus panen mencapai dua hingga tiga kuintal. Angka ini, menurutnya, dapat dicapai setiap empat hari jika maksimal. Kebutuhan dapur MBG sendiri minimal sekitar 2.500 ekor lele, setara 2,5 hingga 3 kuintal per suplai.

Meski demikian, Ketua KKMP Punden, Rohmah Yuli Fridayanti, tanpa tedeng aling-aling mengakui kendala signifikan. “Jadinya kita baru panen itu dua kali. Di tebar pertamanya itu baru 200 kilo. Kurang lebih tadi 180 kilo. Jadi kita belum berani menyuplai di SPPG karena cuma segitu,” tegasnya. Koperasi terpaksa menjual hasil panen secara parsial kepada pengepul.

Lurah Punden, Fikri Hidayat, mengkonfirmasi bahwa panen parsial harian mencapai 70 hingga 150 kilogram. Namun, penyerapannya masih oleh pengepul atau pedagang perantara. Skala ini jauh dari kapasitas yang dibutuhkan untuk menyuplai dapur MBG secara konsisten dan langsung.

Janji dan Manfaat Parsial

Akhlis Nurfuad melihat manfaat program ini bagi pembudidaya. “Ini bermanfaat, Pak. Karena ini kebutuhan gizi masyarakat. Selain itu, kita sebagai pembudidaya mendapatkan hasil yang setidaknya ada tambahan,” ujarnya.

Rohmah Yuli Fridayanti menjanjikan perubahan di masa depan. “Insya Allah kalau panen berikutnya, pastinya kita suplai ke SPPG terdekat. Kebetulan saya sudah menghubungi SPPG Belurasa yang insya Allah nanti akan panen di bulan Mei. Kita langsung suplai ke SPPG terdekat,” katanya, mengindikasikan bahwa suplai langsung masih sebatas rencana, bukan kenyataan saat ini.

Lurah Fikri Hidayat mengklaim program ini membantu warga dan menekan angka stunting, khususnya bagi ibu hamil, menyusui, dan balita. “Warga kita terbantu. Di Kelurahan juga ada yang mendapat MBG yaitu ibu hamil, Ibu menyusui, dan balita. Itu juga terbantu kita, jadi bisa menurunkan angka stunting,” ucapnya.

Branding Politik di Balik Program

Program MBG di Blora ini dipromosikan sebagai penggerak produksi lokal dan penopang gizi. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa integrasi penuh rantai pasok masih menghadapi tantangan serius dalam hal skala dan konsistensi.

Lurah Punden, Fikri Hidayat, bahkan secara eksplisit menyampaikan apresiasi dengan nuansa politis. “Atas bantuan dan program yang bagus, kita punya Koperasi Merah Putih yang mendukung kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Punden, terutama bantuan ikan lele dari Pak Presiden melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan. Terima kasih, Pak Prabowo,” ungkapnya. Pernyataan ini menegaskan branding politik di balik program yang masih berjuang mewujudkan tujuan utamanya: suplai langsung ke dapur MBG.

More like this