Prabowo Kritik Keras Pemilik Konsesi Tambang & Perkebunan yang Simpan Harta di Luar Negeri

2 min read
Prabowo Kritik Keras Pengusaha Konsesi Simpan Aset Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis menjangkau 60 juta penerima dan menarik perhatian global. Prabowo menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dinikmati rakyat, bukan mengalir ke luar negeri. Pernyataan ini disampaikan saat groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, 29 April.

Prabowo Kritik Keras Pengusaha Konsesi Simpan Aset Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (29/4) menyerang tajam para pemegang konsesi tambang dan perkebunan yang dinilai tidak patriotik. Di Cilacap, Jawa Tengah, Prabowo menuding pihak-pihak ini mengalirkan kekayaan alam Indonesia ke luar negeri, menghambat hilirisasi, dan memiskinkan rakyat.

Kecaman keras itu dilontarkan saat Prabowo memimpin groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II. Ia menyoroti praktik pemberian konsesi dan fasilitas kredit bank pemerintah yang ujungnya justru tidak menempatkan hasil usahanya di Indonesia.

Praktik Pengkhianatan Ekonomi

Prabowo menegaskan, praktik pengkhianatan ekonomi semacam itu tidak bisa dibiarkan. Tindakan ini secara fundamental bertentangan dengan semangat nasionalisme dan cita-cita hilirisasi, yang sejatinya bertujuan agar nilai tambah sumber daya alam dinikmati penuh oleh bangsa dan rakyat Indonesia.

Sebagai mandataris rakyat, Prabowo menyatakan tidak akan meneruskan kebijakan yang merugikan negara. Pemerintahannya tidak akan menoleransi pihak-pihak yang, meski cerdas, justru menggunakan kecerdasannya untuk memperkaya bangsa lain.

Ia menuntut kesetiaan penuh. Prabowo secara eksplisit menyatakan bahwa hanya mereka yang benar-benar membela bangsa dan rakyat Indonesia yang layak berada dalam barisan pemerintahannya.

Ancaman Pemecatan

“Kita kasih konsesi tambang, kita kasih konsesi perkebunan, kita kasih lagi kredit dari bank pemerintah, bank milik rakyat, tapi mereka begitu berhasil hasil usahanya tidak ditempatkan di Indonesia,” ujar Prabowo, menyoroti ironi yang merugikan.

Prabowo melanjutkan, “Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain, kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri.”

Ancaman tegas pun dilontarkan kepada jajaran pemerintahannya. “Pilih, bela rakyatmu atau mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar apa pun kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya.”

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen keras Prabowo terhadap hilirisasi dan kedaulatan ekonomi. Ia menuntut agar kekayaan alam Indonesia sepenuhnya dinikmati oleh rakyat, bukan menguap ke tangan asing melalui perantara yang tidak setia pada bangsa.

More like this