Mobil Maung Dibawa ke KTT ASEAN di Filipina, Seskab: Jadi Simbol Diplomasi Indonesia
loading…Kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine Presiden Prabowo Subianto dibawa dalam KTT ke-48 ASEAN. Foto/istimewa JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine Presiden Prabowo Subianto dibawa dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN pada 7–8 Mei 2026. Penggunaan Maung dalam KTT ke-48 ASEAN ini memiliki makna yang jauh melampaui fungsi kendaraan operasional Presiden semata.“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” kata Seskab, Minggu (10/5/2026).Bagi Indonesia, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil di level internasional. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara.Baca juga: Prabowo Dorong Penyelesaian Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN Diketahui, mobil kepresidenan karya anak bangsa produksi PT Pindad itu telah lebih dahulu tiba di Cebu pada 4 Mei 2026. Dari dalam lambung pesawat Airbus A400M TNI AU, Maung MV3 Garuda Limousine dibawa langsung dari Indonesia untuk mendampingi mobilitas Presiden Prabowo selama agenda kenegaraan berlangsung.

loading…
Kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine Presiden Prabowo Subianto dibawa dalam KTT ke-48 ASEAN. Foto/istimewa
JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine Presiden Prabowo Subianto dibawa dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN pada 7–8 Mei 2026. Penggunaan Maung dalam KTT ke-48 ASEAN ini memiliki makna yang jauh melampaui fungsi kendaraan operasional Presiden semata.
“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” kata Seskab, Minggu (10/5/2026).
Bagi Indonesia, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil di level internasional. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Prabowo Dorong Penyelesaian Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN
Diketahui, mobil kepresidenan karya anak bangsa produksi PT Pindad itu telah lebih dahulu tiba di Cebu pada 4 Mei 2026. Dari dalam lambung pesawat Airbus A400M TNI AU, Maung MV3 Garuda Limousine dibawa langsung dari Indonesia untuk mendampingi mobilitas Presiden Prabowo selama agenda kenegaraan berlangsung.