Logitech G Pro X2 Superstrike: Mouse Gaming Tanpa Tombol Klik, Redefinisi Pengalaman Bermain.
Logitech G Pro X2 Superstrike, mouse gaming flagship, menghilangkan mekanisme klik fisik. Teknologi sensorik Haptic Inductive Trigger System (HITS) menggantikannya untuk optimalkan kecepatan respons atlet esports, memangkas latensi. Dengan sensor HERO 2 dan LIGHTSPEED 8.000 Hz, perangkat ini segera tersedia di Indonesia.

Logitech menggemparkan pasar periferal gaming dengan meluncurkan mouse flagship terbarunya, Logitech G Pro X2 Superstrike. Perangkat ini secara radikal menghilangkan mekanisme klik fisik pada tombol utama, menggantinya dengan teknologi sensorik masa depan yang diklaim akan mendefinisikan ulang interaksi atlet esports dengan perangkat mereka. Inovasi ekstrem ini bertujuan memangkas latensi, mengeliminasi masalah double-click, dan memicu revolusi kecepatan dalam kompetisi gaming.
Logitech secara ambisius menyebut Pro X2 Superstrike sebagai “The Winning Click,” sebuah pernyataan langsung tentang target kinerja dan dominasi pasar. Penghapusan komponen mekanis tradisional menjanjikan hilangnya hambatan fisik dan latensi mikro yang selama ini menjadi momok pemain profesional, mendorong standar responsivitas ke level yang belum pernah tercapai.
Eliminasi Mekanisme Fisik
Inti kecanggihan Pro X2 Superstrike terletak pada teknologi Haptic Inductive Trigger System (HITS). Ini adalah langkah berani Logitech untuk memensiunkan microswitch mekanis maupun optik. Sistem HITS memanfaatkan sensor induktif yang mampu mendeteksi kedalaman tekanan jari pengguna secara instan, tanpa kontak logam pemicu saklar. Untuk menjaga kepuasan taktil, motor haptic presisi tinggi disematkan, tersinkronisasi dengan sensor, menghasilkan sensasi “klik” tajam tanpa pergerakan fisik. Data internal Logitech mengklaim teknologi ini memangkas latensi klik hingga 30 milidetik lebih cepat dibanding mouse konvensional.
Keunggulan HITS tidak berhenti pada kecepatan. Integrasi software memberikan kendali penuh atas sensasi klik. Pengguna dapat memilih 10 opsi pengaturan jarak tekan (actuation point) dan 5 opsi rapid-trigger untuk mengatur reset point tombol. Intensitas getaran haptic pun dapat disesuaikan dalam enam tingkatan, memungkinkan gamer mengatur respons klik sesuai preferensi, dari “intens” hingga sangat ringan dan sensitif.
Desain Kolaboratif dan Ergonomi
Dari sisi ergonomi, Logitech mengambil pendekatan aman namun terbukti. Mereka mempertahankan bentuk simetris khas seri PRO yang telah memenangkan banyak turnamen. Desain ini merupakan evolusi dari seri PRO Wireless dan Superlight, yang sudah sangat familiar di tangan para pemain profesional.
Pengembangan Pro X2 Superstrike melibatkan masukan langsung dari lebih dari 100 atlet esports dari tim-tim elit dunia seperti NAVI, G2, GEN.G, hingga FlyQuest RED. Efektivitas desain ini sudah teruji di lapangan, dengan tim G2 dilaporkan menjuarai VCT Americas Stage 2 menggunakan unit prototipe Superstrike. Dengan bobot hanya 61 gram, mouse ini menawarkan kelincahan ekstrem untuk manuver flick shot cepat, namun tetap stabil berkat dimensi tinggi 125 mm dan lebar 63,5 mm.
Performa Sensor dan Konektivitas Unggul
Untuk akurasi kursor, perangkat ini dibekali sensor HERO 2, mendukung resolusi 100 hingga 44.000 DPI, kecepatan maksimum 888 IPS, dan akselerasi hingga 88G. Sensor ini dirancang untuk performa “zero smoothing, zero acceleration, dan zero filtering,” memastikan setiap gerakan tangan pengguna diproses secara murni dan presisi.
Sektor konektivitas juga mengalami peningkatan signifikan melalui teknologi LIGHTSPEED nirkabel, yang kini mendukung polling rate hingga 8.000 Hz (0,125 ms). Kecepatan transmisi data ini menjamin nyaris tanpa jeda, bahkan di lingkungan turnamen yang rentan gangguan sinyal frekuensi radio (RF). Pengguna juga dapat memilih koneksi kabel USB-C dengan report rate stabil 1.000 Hz. Daya tahan baterai mencapai 90 jam penggunaan konstan, dan tetap kompatibel dengan sistem pengisian nirkabel POWERPLAY.
Hadir dalam balutan warna putih minimalis dengan aksen tombol hitam, Logitech G Pro X2 Superstrike dipastikan segera tersedia di pasar Indonesia. Paket penjualannya mencakup receiver LIGHTSPEED, kabel pengisi daya, grip tape opsional, hingga kaki PTFE cadangan, didukung garansi dua tahun. Logitech siap membawa standar baru kompetisi esports ke tangan para pemain di tanah air.