Akun Gmail Baru Cuma 5GB? Terkuak, Ini Syarat Wajib Raih 15GB Penuh!
Google mengubah kebijakan penyimpanan gratis untuk pengguna Gmail baru. Sebelumnya 15GB, kini beberapa akun baru hanya mendapat 5GB awal. Kapasitas penuh 15GB memerlukan verifikasi nomor telepon. Kebijakan ini bertujuan membatasi akun ganda demi penyimpanan gratis. Google mengonfirmasi perubahan ini masih dalam tahap uji coba di wilayah tertentu.

Google secara diam-diam memangkas jatah penyimpanan cloud gratis untuk pengguna akun baru. Kapasitas yang semula 15GB, kini hanya 5GB, memaksa pengguna memverifikasi nomor telepon untuk mengembalikan kapasitas penuh. Kebijakan baru ini, terungkap dari laporan pengguna Reddit dan perubahan di halaman dukungan Google, diduga kuat sebagai langkah agresif membendung praktik akun ganda dan mendorong monetisasi layanan berbayar.
Laporan yang beredar di internet menunjukkan akun Gmail baru kini hanya memperoleh 5GB di tahap awal. Pengguna harus menambahkan nomor telepon ke akun Google mereka agar kapasitas penyimpanan bisa meningkat menjadi 15GB. Perubahan ini sontak memicu kegaduhan, terutama dari mereka yang selama ini memanfaatkan banyak akun Gmail untuk memperluas ruang penyimpanan gratis.
Google Ubah Halaman Dukungan
Indikasi perubahan kebijakan sudah terlihat sejak Google diam-diam mengubah penjelasan di halaman dukungan resminya. Sebelumnya, Google menulis setiap akun baru akan mendapatkan “15GB storage.” Namun, kalimat tersebut kini berubah menjadi “hingga 15GB storage.” Perubahan kecil pada kata “hingga” ini memiliki makna krusial, menandakan jumlah kapasitas gratis yang diterima pengguna bisa bervariasi tergantung kondisi tertentu. Data dari arsip Wayback Machine menunjukkan perubahan kalimat ini terjadi antara awal Februari hingga akhir Maret 2026, memperkuat dugaan skema baru layanan cloud gratis Google.
Langkah ini secara eksplisit menargetkan pengguna yang selama ini membuat banyak akun Gmail demi mendapatkan storage gratis berkali-kali. Dengan mewajibkan verifikasi nomor telepon, Google dapat membatasi pembuatan akun duplikat atau akun spam secara massal, sekaligus mengendalikan lonjakan kebutuhan kapasitas server cloud.
Google Berdalih Uji Coba Keamanan
Dalam pernyataan resminya kepada media teknologi Engadget, Google mengonfirmasi kebijakan tersebut masih sebatas eksperimen di wilayah tertentu. Juru bicara Google berdalih perusahaan sedang menguji sistem penyimpanan baru untuk “menjaga kualitas layanan” sekaligus “meningkatkan keamanan akun pengguna.” Google juga menyebut kebijakan ini dapat membantu proses pemulihan data dan “mengurangi penyalahgunaan akun palsu atau akun spam.”
Meski demikian, Google enggan mengungkap negara mana saja yang menjadi lokasi uji coba. Namun, berdasarkan laporan pengguna di internet, sebagian besar kasus pengurangan kapasitas ini ditemukan di beberapa negara Afrika. Ini menjelaskan mengapa sebagian pengguna lain masih bisa memperoleh storage gratis 15GB tanpa harus menambahkan nomor telepon, menandakan kebijakan tersebut belum diterapkan secara merata di seluruh dunia.
Perubahan ini belum memengaruhi pengguna Gmail lama, yang tetap bisa menikmati penyimpanan gratis 15GB seperti biasa. Namun, jika uji coba ini dianggap berhasil, Google kemungkinan besar akan menerapkannya secara global. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa era penyimpanan cloud gratis besar-besaran dari perusahaan teknologi perlahan mulai berakhir, sekaligus mendorong lebih banyak pengguna beralih ke layanan berbayar seperti Google One.