Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi

3 min read
Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Pimpin Relokasi Warga

Wapres Gibran dan Gubernur Ahmad Luthfi meninjau lokasi tanah gerak di Semarang. Mereka mengimbau warga terdampak di Jangli untuk tidak kembali ke rumah demi keselamatan. Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang berkoordinasi relokasi, menjamin kebutuhan pokok serta biaya. Kementerian PU juga terlibat membantu penanganan tanah gerak ini.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendesak 66 jiwa warga terdampak tanah gerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Tembalang, Kota Semarang, untuk tidak kembali ke rumah mereka. Imbauan ini disampaikan langsung saat keduanya meninjau lokasi bencana pada Sabtu, 14 Februari 2026, menyusul kondisi tanah yang terus bergerak dan mengancam keselamatan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang menyatakan akan menanggung penuh biaya relokasi, namun lokasi hunian tetap masih dalam tahap koordinasi. Warga kini hanya bisa menempati tenda pengungsian sementara, 100-200 meter dari zona bahaya, tanpa kepastian kapan solusi permanen akan terealisasi.

Ancaman Tanah Bergerak Meluas

Kunjungan mendadak Gibran dan Luthfi ke lokasi tanah gerak menyoroti respons pemerintah yang terkesan reaktif. Mereka berdialog dengan warga, menekankan prioritas keselamatan di tengah ancaman tanah yang terus meluas. Kondisi ini memaksa puluhan keluarga meninggalkan harta benda mereka, menghadapi ketidakpastian masa depan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Wali Kota, Camat, dan Lurah Jangli untuk segera merelokasi sebagian warga. Namun, hingga kini, tempat relokasi permanen masih belum jelas, hanya mengandalkan pinjaman tanah warga untuk penampungan sementara selama dua bulan.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga telah dikerahkan atas instruksi Wakil Presiden, menandakan skala masalah yang membutuhkan intervensi pusat. Namun, bantuan ini belum merinci bentuk konkret solusi jangka panjang bagi para korban.

Janji dan Harapan Warga

Gubernur Luthfi menegaskan, “Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini mboten usah tinggal wonten omah sing lemahe gerak. Lebih baik menyelamatkan diri kita dan keluarga kita, sambil nanti dikasih tempat yang sudah ditunjuk oleh Camat dan Lurah.” Ia menambahkan, “Sedaya ngopeni njenengan. Hari ini Wapres turun tangan jenguk bapak-ibu sekalian, untuk memastikan mboten enten napa-napa.”

Senada, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan, “Pokoknya keselamatan nomor satu, hati-hati di sini banyak anak-anak dan lansia. Minggu lalu saya ke Tegal, situasinya juga cukup parah seperti ini. Kami kondisikan untuk mengungsi. Kalau kondisi seperti ini sangat berbahaya sekali. Penting di sini tidak ada korban.”

Subiyanti (44), warga Kampung Sekip, menyuarakan harapan yang menggantung, “Mudah-mudahan bisa membantu dan memberikan solusi ke kami. Tadi disuruh untuk tidak tinggal di rumah lama dan tetap di pengungsian, karena situasinya nggak memungkinkan kalau kita kembali ke rumah.”

Relokasi Mendesak, Solusi Permanen Menggantung

Lurah Jangli, Maria Tresia Takandare, melaporkan 66 jiwa kini menempati enam tenda pengungsian. Kebutuhan logistik dan fasilitas mandi telah disiapkan, namun ini hanyalah solusi sementara. “Saat ini akan dicarikan tempat relokasi. Saya meminjam warga yang punya tanah untuk relokasi sementara selama kurang lebih 2 bulan. Sambil nanti dicarikan tempat hunian tetap,” ujarnya.

Situasi ini menyoroti kerentanan warga terhadap bencana alam dan lambatnya respons pemerintah dalam menyediakan solusi hunian permanen. Janji-janji relokasi dan bantuan harus segera diwujudkan menjadi tindakan nyata, bukan sekadar imbauan yang menenangkan di tengah ketidakpastian.

Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi
Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi
Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi
Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi
Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi
Jangli Semarang Darurat Tanah Gerak: Wapres & Gubernur Jateng Turun Tangan, Relokasi Warga Segera Dieksekusi
More like this