Sensus Ekonomi 2026 Diharap Hasilkan Direktori Usaha Ekonomi Digital

2 min read
Sensus Ekonomi 2026 Diharap Hasilkan Direktori Usaha Ekonomi Digital

KABUPATEN SEMARANG – Sebanyak 1.056 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 mulai melakukan pendataan usaha ekonomi warga Kabupaten Semarang secara door to door, mulai 15 Juni sampai 31 Agustus 2026. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang Dewi Trirahayuni, pada pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 angkatan ke dua, di Abimantrana Ballroom The Wujil, Bergas, Senin (8/6/2026). Menurutnya, pelatihan 1.056 petugas pendataan SE 2006 dibagi dalam tiga gelombang, di empat tempat pelatihan (training center) di empat hotel. Para petugas itu dikelompokkan dalam 42 kelas, agar materi pelatihan dapat dipahami secara efektif. Disampaikan, ada pertanyaan spesifik yang akan ditanyakan kepada warga, guna mengungkap usaha ekonomi berbasis digital. Kategori usaha ini belum jamak dilakukan warga saat pelaksanaan SE 2016 lalu. Tahun ini, akan menjadi salah satu fokus pendataan. “Kita belum memiliki direktori usaha ekonomi digital. Lewat SE 2026 ini nanti akan ditanyakan kepada warga responden, tentang usaha produktif berbasis digital,” ujarnya. Dewi mencontohkan, usaha penjualan aneka produk dari rumah lewat online, pembuatan konten kreatif melalui aneka platform digital, selama ini belum tersentuh pendataan. Padahal, model usaha ini ditengarai memberikan kontribusi yang besar, terhadap perekonomian nasional. Para petugas pendataan, lanjut Dewi, nantinya harus bekerja keras mengungkap data usaha ini. Tiap petugas akan bekerja delapan jam sehari dan menjangkau 22 wilayah RT. Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro berharap, para petugas dapat memperoleh data yang akurat dari warga responden. Peran mereka sangat penting, guna mendapatkan data valid usaha ekonomi warga. “Lakukan komunikasi dengan baik. Catat data riil dan jangan sulap data,” tegasnya. Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang Editor: Di, Diskomdigi Jateng Browser Anda tidak mendukung audio.

KABUPATEN SEMARANG – Sebanyak 1.056 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 mulai melakukan pendataan usaha ekonomi warga Kabupaten Semarang secara door to door, mulai 15 Juni sampai 31 Agustus 2026.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang Dewi Trirahayuni, pada pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 angkatan ke dua, di Abimantrana Ballroom The Wujil, Bergas, Senin (8/6/2026). Menurutnya, pelatihan 1.056 petugas pendataan SE 2006 dibagi dalam tiga gelombang, di empat tempat pelatihan (training center) di empat hotel. Para petugas itu dikelompokkan dalam 42 kelas, agar materi pelatihan dapat dipahami secara efektif.

Disampaikan, ada pertanyaan spesifik yang akan ditanyakan kepada warga, guna mengungkap usaha ekonomi berbasis digital. Kategori usaha ini belum jamak dilakukan warga saat pelaksanaan SE 2016 lalu. Tahun ini, akan menjadi salah satu fokus pendataan.

“Kita belum memiliki direktori usaha ekonomi digital. Lewat SE 2026 ini nanti akan ditanyakan kepada warga responden, tentang usaha produktif berbasis digital,” ujarnya.

Dewi mencontohkan, usaha penjualan aneka produk dari rumah lewat online, pembuatan konten kreatif melalui aneka platform digital, selama ini belum tersentuh pendataan. Padahal, model usaha ini ditengarai memberikan kontribusi yang besar, terhadap perekonomian nasional.

Para petugas pendataan, lanjut Dewi, nantinya harus bekerja keras mengungkap data usaha ini. Tiap petugas akan bekerja delapan jam sehari dan menjangkau 22 wilayah RT.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro berharap, para petugas dapat memperoleh data yang akurat dari warga responden. Peran mereka sangat penting, guna mendapatkan data valid usaha ekonomi warga.

“Lakukan komunikasi dengan baik. Catat data riil dan jangan sulap data,” tegasnya.

Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Sensus Ekonomi 2026 Diharap Hasilkan Direktori Usaha Ekonomi Digital
More like this