Revitalisasi Kuliner Heritage Raih Penghargaan Tertinggi Riset Unggulan Daerah Kota Magelang

2 min read
Revitalisasi Kuliner Heritage Raih Penghargaan Tertinggi Riset Unggulan Daerah Kota Magelang

KOTA MAGELANG – Revitalisasi Kuliner Heritage Kota Magelang melalui Teknologi Pengawetan dan Inovasi Produk untuk Daya Saing UMKM, karya peneliti yang diketuai Emma Dwi Ratnasari, menjuarai Riset Unggulan Daerah (RUD) 2026, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang. Penelitian tersebut unggul karena dinilai memiliki kontribusi strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus pelestarian kuliner khas Kota Magelang. Sementara, penghargaan terbaik kedua diberikan kepada penelitian berjudul “Si-Pandai”: Model Sekolah Inklusi Berbasis Kesiapan Guru dalam Perspektif EDAI (Equity, Diversity, Accessibility and Inclusion) di Kota Magelang, yang diketuai Galih Istiningsih. Penelitian tersebut menawarkan model pengembangan pendidikan inklusif, yang menitikberatkan pada kesiapan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara, beragam, mudah diakses, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Atas prestasi tersebut, masing-masing tim peneliti memperoleh penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp17.500.000. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para peneliti yang menghasilkan karya inovatif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset. Kepala Bapperida Kota Magelang Handini Rahayu menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para peneliti, yang menghasilkan karya inovatif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset. Dia menekankan agar hasil penelitian yang terpilih tidak berhenti pada tataran akademis semata, tetapi dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, serta implementasi program pembangunan daerah. “Melalui pemanfaatan hasil riset yang relevan dan aplikatif, Pemerintah Kota Magelang terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Handini berharap, melalui penelitian yang relevan dan aplikatif, akan semakin banyak gagasan berkualitas yang lahir, untuk mendukung terwujudnya Kota Magelang yang maju, inovatif, dan berdaya saing. Penulis : Prokompim Kota Magelang Editor : Ul, Diskomdigi Jateng Browser Anda tidak mendukung audio.

KOTA MAGELANG – Revitalisasi Kuliner Heritage Kota Magelang melalui Teknologi Pengawetan dan Inovasi Produk untuk Daya Saing UMKM, karya peneliti yang diketuai Emma Dwi Ratnasari, menjuarai Riset Unggulan Daerah (RUD) 2026, yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang.

Penelitian tersebut unggul karena dinilai memiliki kontribusi strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus pelestarian kuliner khas Kota Magelang.

Sementara, penghargaan terbaik kedua diberikan kepada penelitian berjudul “Si-Pandai”: Model Sekolah Inklusi Berbasis Kesiapan Guru dalam Perspektif EDAI (Equity, Diversity, Accessibility and Inclusion) di Kota Magelang, yang diketuai Galih Istiningsih. Penelitian tersebut menawarkan model pengembangan pendidikan inklusif, yang menitikberatkan pada kesiapan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara, beragam, mudah diakses, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Atas prestasi tersebut, masing-masing tim peneliti memperoleh penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp17.500.000.

Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para peneliti yang menghasilkan karya inovatif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset.

Kepala Bapperida Kota Magelang Handini Rahayu menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para peneliti, yang menghasilkan karya inovatif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis riset. Dia menekankan agar hasil penelitian yang terpilih tidak berhenti pada tataran akademis semata, tetapi dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan, serta implementasi program pembangunan daerah.

“Melalui pemanfaatan hasil riset yang relevan dan aplikatif, Pemerintah Kota Magelang terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Handini berharap, melalui penelitian yang relevan dan aplikatif, akan semakin banyak gagasan berkualitas yang lahir, untuk mendukung terwujudnya Kota Magelang yang maju, inovatif, dan berdaya saing.

Penulis : Prokompim Kota Magelang
Editor : Ul, Diskomdigi Jateng

Revitalisasi Kuliner Heritage Raih Penghargaan Tertinggi Riset Unggulan Daerah Kota Magelang
More like this