Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi

2 min read
Page Title

SURAKARTA — Media arus utama diminta dapat menjadi penjernih informasi, di tengah era banjir informasi dan banyaknya berita hoaks. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, saat menghadiri acara Peringatan HUT ke-10 Tribun Solo, di Gedung Tribun News, Kota Surakarta, Selasa (7/4/2026). Dia mengatakan, peran media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kualitas ruang publik dengan menghadirkan pemberitaan yang akurat, kredibel, dan memberi arah bagi masyarakat. Karena itu, Luthfi berharap Tribun Solo tetap konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial, sekaligus menjadi mitra kolaboratif pemerintah. Luthfi juga menegaskan kritik dari media merupakan bagian penting dalam tata kelola pemerintahan yang sehat. Menurut dia, pejabat publik harus siap menerima kritik selama ditujukan untuk perbaikan. “Silakan kritik kami, Itu obat bagi pejabat publik. Tapi beritakan juga pembangunan yang ada, karena membangun daerah itu membutuhkan kolaborasi,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, Luthfi menyampaikan apresiasi atas perjalanan satu dekade Tribun Solo, yang dinilainya telah tumbuh sebagai media dengan energi besar, kritis, dan dekat dengan dinamika masyarakat. “Tribun Solo ini bagi kami seperti anak muda yang energinya besar, kritis, dan itu penting untuk membangun,” ujar Luthfi. Menurut dia, Tribun Solo selama ini telah menjadi mitra penting pemerintah dalam menjembatani komunikasi pembangunan kepada masyarakat. “Tribun adalah mata dan telinga kami untuk menjembatani pembangunan. Di tengah banjir informasi yang belum tentu benar, Tribun harus menjadi semacam cleaning service, penjernih informasi agar masyarakat mendapat informasi yang sehat,” tegasnya. Pada peringatan satu dekade ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Tribun Solo terus menjaga integritas, tidak lelah melakukan kritik konstruktif, dan tetap mengangkat berbagai potensi daerah, mulai dari UMKM, pariwisata, hingga kearifan lokal Solo Raya dan Jawa Tengah. (Humas Jateng)*ul Browser Anda tidak mendukung audio.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa (7/4/2026) mendesak media arus utama, termasuk Tribun Solo, untuk menjadi “penjernih informasi” di tengah gempuran hoaks, namun secara bersamaan menuntut media menjadi “mitra kolaboratif” pemerintah. Pernyataan Luthfi di Surakarta saat peringatan HUT ke-10 Tribun Solo ini secara implisit menggarisbawahi ambiguitas peran pers: antara pengawas independen dan corong pembangunan.

Luthfi menekankan pentingnya media menjaga kualitas ruang publik dengan pemberitaan akurat dan kredibel, namun juga secara tegas meminta kritik diimbangi dengan pelaporan pembangunan daerah, sebuah dikotomi yang menantang fungsi kontrol sosial media.

Tuntutan Ganda Terhadap Pers

Desakan Luthfi muncul di tengah “banjir informasi dan banyaknya berita hoaks,” kondisi yang menurutnya memerlukan peran media untuk memberi arah bagi masyarakat. Ia menuntut Tribun Solo konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial, namun pada saat yang sama menjadi “mitra kolaboratif pemerintah.”

Pernyataan ini menempatkan media pada posisi dilematis: di satu sisi dituntut kritis, di sisi lain diminta mendukung narasi pembangunan pemerintah. Luthfi menegaskan pejabat publik harus siap menerima kritik, namun segera menambahkan bahwa pemberitaan pembangunan juga harus diangkat.

Suara Gubernur

“Silakan kritik kami, Itu obat bagi pejabat publik. Tapi beritakan juga pembangunan yang ada, karena membangun daerah itu membutuhkan kolaborasi,” ujar Luthfi, menggarisbawahi ekspektasi timbal balik dari pemerintah.

Ia juga memuji media tersebut. “Tribun Solo ini bagi kami seperti anak muda yang energinya besar, kritis, dan itu penting untuk membangun.”

Luthfi secara terang-terangan menyatakan, “Tribun adalah mata dan telinga kami untuk menjembatani pembangunan. Di tengah banjir informasi yang belum tentu benar, Tribun harus menjadi semacam cleaning service, penjernih informasi agar masyarakat mendapat informasi yang sehat.”

Latar Belakang Acara

Pernyataan Gubernur Luthfi disampaikan saat menghadiri Peringatan HUT ke-10 Tribun Solo di Gedung Tribun News, Kota Surakarta. Acara ini menjadi panggung bagi Luthfi untuk menyampaikan apresiasi atas satu dekade perjalanan Tribun Solo.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap Tribun Solo terus menjaga integritas, tidak lelah melakukan kritik konstruktif, dan tetap mengangkat berbagai potensi daerah, mulai dari UMKM, pariwisata, hingga kearifan lokal Solo Raya dan Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
Ahmad Luthfi Minta Media Arus Utama Jadi Penjernih Informasi
More like this