Antisipasi Kemarau Panjang Bpbd Kirim Dua Toren Ke Bancak

2 min read
Antisipasi Kemarau Panjang Bpbd Kirim Dua Toren Ke Bancak

KABUPATEN SEMARANG – Sebagai langkah antisipasi kelangkaan air bersih di Desa Bantal dan Plumutan, Kecamatan Bancak yang terjadi setiap tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mengirimkan bantuan dua tandon air ke dua desa tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro menyampaikan, sebelum musim kemarau ekstrem tahun ini, toren atau tandon air itu sudah tersedia di dekat pemukiman warga. Sehingga, pengiriman bantuan air bersih nantinya lebih praktis dan mudah. “Ini sesuai arahan Bapak Bupati untuk memudahkan penyaluran bantuan air bersih,” katanya, saat penempatan toren air di Dusun Krajan, Desa Plumutan, Kamis (2/7/2026) siang. Selain toren, lanjut Alex, pihaknya juga mengirimkan bantuan 3 ribu liter air bersih, untuk warga dua desa tersebut. Menurutnya, merupakan pengiriman bantuan air bersih tersebut merupakan yang pertama pada tahun ini. Disampaikan, pada 2026, disediakan 750 ribu liter air bersih untuk seluruh wilayah Kabupaten Semarang. Diperkirakan, jumlah itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, di musim kemarau ini. Hal itu berdasarkan penghitungan permintaan bantuan pada 2024-2025. Namun, imbuhnya, juga telah disiapkan langkah lanjutan, jika memang terjadi musim kemarau selama tujuh bulan, seperti prakiraan BMKG. “Bisa saja kita ajukan perubahan anggaran ataupun menggandeng pihak swasta, yang sifatnya pentahelix melalui CSR. Intinya, kita siap menghadapi dampak musim kemarau tahun ini,” tegasnya. Kepala Desa Plumutan, Suji Haryanto menilai bantuan toren air ini sangat efektif, sebagai penampung bantuan air bersih. “Selama ini, kami menggunakan terpal plastik untuk menampung air bantuan. Setiap tahun harus ganti. Nah, toren ini tentu bisa di gunakan dalam waktu lama,” tuturnya. Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang Editor: Di, Diskomdigi Jateng Browser Anda tidak mendukung audio.

KABUPATEN SEMARANG – Sebagai langkah antisipasi kelangkaan air bersih di Desa Bantal dan Plumutan, Kecamatan Bancak yang terjadi setiap tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mengirimkan bantuan dua tandon air ke dua desa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro menyampaikan, sebelum musim kemarau ekstrem tahun ini, toren atau tandon air itu sudah tersedia di dekat pemukiman warga. Sehingga, pengiriman bantuan air bersih nantinya lebih praktis dan mudah.

“Ini sesuai arahan Bapak Bupati untuk memudahkan penyaluran bantuan air bersih,” katanya, saat penempatan toren air di Dusun Krajan, Desa Plumutan, Kamis (2/7/2026) siang.

Selain toren, lanjut Alex, pihaknya juga mengirimkan bantuan 3 ribu liter air bersih, untuk warga dua desa tersebut. Menurutnya, merupakan pengiriman bantuan air bersih tersebut merupakan yang pertama pada tahun ini.

Disampaikan, pada 2026, disediakan 750 ribu liter air bersih untuk seluruh wilayah Kabupaten Semarang. Diperkirakan, jumlah itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, di musim kemarau ini. Hal itu berdasarkan penghitungan permintaan bantuan pada 2024-2025.

Namun, imbuhnya, juga telah disiapkan langkah lanjutan, jika memang terjadi musim kemarau selama tujuh bulan, seperti prakiraan BMKG.

“Bisa saja kita ajukan perubahan anggaran ataupun menggandeng pihak swasta, yang sifatnya pentahelix melalui CSR. Intinya, kita siap menghadapi dampak musim kemarau tahun ini,” tegasnya.

Kepala Desa Plumutan, Suji Haryanto menilai bantuan toren air ini sangat efektif, sebagai penampung bantuan air bersih.

“Selama ini, kami menggunakan terpal plastik untuk menampung air bantuan. Setiap tahun harus ganti. Nah, toren ini tentu bisa di gunakan dalam waktu lama,” tuturnya.

Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Antisipasi Kemarau Panjang Bpbd Kirim Dua Toren Ke Bancak
Antisipasi Kemarau Panjang Bpbd Kirim Dua Toren Ke Bancak
Antisipasi Kemarau Panjang Bpbd Kirim Dua Toren Ke Bancak
More like this