Dapur MBG Jadi Magnet Keuntungan, Omzet Perajin Tempe Jaktim Meroket.

2 min read
Dapur MBG: Profit Magnet Driving Soaring Sales for East Jakarta Tempeh Artisans

Pabrik tempe “Super Raos” Kramat Jati, Jakarta Timur, mencatat peningkatan pendapatan sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimulai awal 2025. Mereka rutin menyuplai tempe ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Matraman dan Condet, Jakarta Timur. Program ini dinilai membantu pelaku usaha lokal.

Dapur MBG: Profit Magnet Driving Soaring Sales for East Jakarta Tempeh Artisans

Pabrik tempe “Super Raos” di Kramat Jati, Jakarta Timur, melaporkan peningkatan pendapatan sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) digulirkan awal 2025. Laporan ini, yang dirilis oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, menyoroti dampak ekonomi positif program yang dikaitkan langsung dengan Presiden Prabowo.

Klaim Bakom RI ini muncul di tengah perdebatan sengit tentang efektivitas dan transparansi program MBG, dengan fokus pada satu kisah sukses usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dampak Ekonomi Minim Transparansi

Pabrik Super Raos kini menyuplai tempe ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Matraman dan Condet, Jakarta Timur. Perajin tempe Ijan menyatakan peningkatan pendapatan, menyebut program ini bermanfaat bagi pelaku usaha sepertinya.

Namun, narasi Bakom RI ini hanya menyoroti satu sisi dampak ekonomi program yang masif. Program Makan Bergizi Gratis, yang dikaitkan langsung dengan Presiden Prabowo, masih memicu perdebatan sengit terkait sumber pendanaan dan efektivitas distribusinya secara menyeluruh.

Pendanaan program ini, yang diperkirakan memakan puluhan triliun rupiah dari APBN, terus dipertanyakan di tengah prioritas anggaran lainnya. Informasi detail mengenai bagaimana UMKM lain diuntungkan atau dampak negatifnya masih buram.

Bakom RI tidak merinci berapa persentase peningkatan omzet pabrik Super Raos, hanya menyebut ‘menambah’. Ini menyoroti minimnya data komprehensif tentang dampak riil program MBG terhadap ekonomi UMKM secara keseluruhan.

Pertanyaan krusial muncul: apakah program ini benar-benar menciptakan pemerataan ekonomi atau hanya menguntungkan segelintir pemasok, dengan transparansi yang dipertanyakan?

Ungkapan Syukur Pemasok

Perajin tempe Ijan tak sungkan memuji program tersebut. “Alhamdulillah dengan adanya program MBG dari Pak Prabowo, untuk pendapatan menambah,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Saya pribadi sangat terbantu, dengan adanya program MBG ini, Alhamdulillah omzet untuk pedagang seperti saya nambah.”

Ijan bahkan berharap program MBG terus berlanjut, menyatakan, “Untuk ke depannya saya masih berharap MBG dapat berjalan lancar.”

Latar Belakang Program Kontroversial

Program Makan Bergizi Gratis, yang menjadi janji kampanye Presiden Prabowo, bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Namun, sejak awal perencanaannya, program ini telah memicu kekhawatiran anggaran dan efisiensi.

Narasi positif dari Bakom RI ini muncul di tengah desakan publik untuk transparansi dan akuntabilitas menyeluruh atas implementasi program bernilai triliunan rupiah tersebut.

More like this