Dishub Wonogiri Gencarkan Operasi Candi 2026: Kelaikan Kendaraan Jadi Taruhan Keselamatan

2 min read
Dishub Wonogiri Intensifies Operasi Candi 2026: Vehicle Roadworthiness Critical for Safety

Dinas Perhubungan Wonogiri, Satlantas Polres Wonogiri, dan Jasa Raharja melaksanakan Operasi Gabungan Keselamatan Candi 2026 pada 4 Februari. Kegiatan di Wonogiri ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Petugas memeriksa 48 kendaraan wajib uji dan pribadi, termasuk kelengkapan administrasi serta kondisi teknis, demi menekan angka kecelakaan.

Wonogiri – Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri, Satlantas Polres Wonogiri, dan Jasa Raharja menggelar Operasi Gabungan Keselamatan Candi 2026 di halaman Kantor Dinas Perhubungan, Rabu (4/2/2026). Operasi ini menyasar puluhan kendaraan angkutan umum dan barang yang diduga tidak laik jalan, menyoroti lemahnya pengawasan rutin dan membahayakan keselamatan publik.

Masalah Laik Jalan Terus Berulang

Sebanyak 48 kendaraan wajib uji, meliputi bus, angkutan kota, truk, mobil boks, pikap, serta mobil travel, diperiksa ketat. Petugas menguji kelengkapan administrasi, status uji KIR, kondisi teknis, hingga aspek keselamatan krusial. Temuan pelanggaran menjadi bukti nyata bahwa banyak kendaraan beroperasi tanpa memenuhi standar minimum.

Operasi ini turut menyasar pengendara kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Petugas Satlantas Polres Wonogiri memeriksa kelengkapan surat-surat, penggunaan helm, sabuk pengaman, serta kepatuhan pada aturan lalu lintas. Langkah ini menegaskan bahwa pelanggaran tidak hanya terjadi pada angkutan umum, tetapi juga merata di kalangan pengendara pribadi.

Keharusan menggelar operasi gabungan ini mengindikasikan kegagalan sistem pengawasan harian. Ini bukan sekadar langkah preventif, melainkan respons reaktif terhadap kondisi jalan yang kian rawan akibat abainya kepatuhan dan kelalaian pengawasan yang sistematis.

Dalih “Prioritas Keselamatan”

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri, Waluyo, mengklaim operasi ini sebagai “upaya bersama untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan benar-benar dalam kondisi laik jalan. Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya menjadi prioritas utama.” Pernyataan ini muncul di tengah fakta bahwa kendaraan tidak laik jalan masih marak beroperasi.

Waluyo menambahkan, “Kami bersinergi dengan Satlantas Polres Wonogiri dan Jasa Raharja agar penegakan aturan lalu lintas tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga edukatif. Masyarakat harus semakin sadar bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.” Dalih edukasi ini seringkali hanya menjadi pemanis atas kegagalan penegakan hukum yang konsisten.

Pengawasan Terfragmentasi

Operasi Keselamatan Candi 2026, yang rutin digelar, gagal menekan angka kecelakaan secara signifikan. Ini menyoroti bahwa tindakan represif sesaat tidak cukup mengatasi akar masalah ketidakdisiplinan pengendara dan kelalaian perawatan kendaraan yang terus berulang, menunjukkan pengawasan di Wonogiri masih terfragmentasi dan belum efektif.

Dishub Wonogiri Gencarkan Operasi Candi 2026: Kelaikan Kendaraan Jadi Taruhan Keselamatan
Dishub Wonogiri Gencarkan Operasi Candi 2026: Kelaikan Kendaraan Jadi Taruhan Keselamatan
Dishub Wonogiri Gencarkan Operasi Candi 2026: Kelaikan Kendaraan Jadi Taruhan Keselamatan
More like this