Dorong Investasi Pemkab Temanggung Perkuat Kolaborasi

2 min read

TEMANGGUNG – Realisasi investasi di Kabupaten Temanggung hingga Mei 2026, telah mencapai Rp740,8 miliar dari target Rp2,1 triliun. Capaian tersebut berhasil menciptakan 10.740 lapangan kerja baru, dan menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Bupati Temanggung melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Agus Munadi, saat Forum Investasi Temanggung bertema “Sinergi Kebijakan Penanaman Modal dalam Rangka Peningkatan Investasi di Kabupaten Temanggung”, di Hotel Alliyana Temanggung, Selasa (9/6/2026). Agar realisasi investasi terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperkuat iklim investasi yang kondusif dan memperkuat kolaborasi. Menurut Agus, investasi memiliki peran strategis sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Temanggung berkomitmen memberikan kemudahan berusaha melalui pelayanan perizinan yang transparan, cepat, dan terintegrasi. “Kami membuka seluruh saluran layanan DPMPTSP untuk memberikan pendampingan, konsultasi, hingga penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan investasinya,” ujarnya. Tak hanya itu, Pemkab Temanggung juga terus memperkuat kepastian hukum dan kemudahan berusaha, melalui penerapan Peraturan Bupati Nomor 47 Tahun 2024 tentang pemberian insentif investasi. Selain itu, pemerintah daerah menjaga kondusivitas wilayah melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan Perangkat Daerah terkait. Dalam mendukung percepatan layanan perizinan, dua kecamatan, yakni Temanggung dan Parakan telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Sementara, Kecamatan Kranggan tengah dalam proses integrasi. Ke depan, Pemkab Temanggung akan terus mendorong investasi yang berorientasi pada hilirisasi potensi unggulan daerah, seperti sektor agrokultur, peternakan, dan industri kreatif yang berkelanjutan, serta ramah lingkungan. Pemerintah juga mengajak para investor untuk memperkuat kemitraan dengan UMKM, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Temanggung. Dalam kesempatan itu, Agus Munadi juga menyampaikan apresiasi kepada para investor, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan investasi dan industri di Kabupaten Temanggung. Juga dilakukan penandatanganan kemitraan antara perusahaan dan UMKM, sebagai bentuk nyata kolaborasi dunia usaha dengan masyarakat Penulis : SV;Chy;Ekp Editor : Ul, Diskomdigi Jateng

TEMANGGUNG – Realisasi investasi di Kabupaten Temanggung hingga Mei 2026, telah mencapai Rp740,8 miliar dari target Rp2,1 triliun. Capaian tersebut berhasil menciptakan 10.740 lapangan kerja baru, dan menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Temanggung melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Agus Munadi, saat Forum Investasi Temanggung bertema “Sinergi Kebijakan Penanaman Modal dalam Rangka Peningkatan Investasi di Kabupaten Temanggung”, di Hotel Alliyana Temanggung, Selasa (9/6/2026). Agar realisasi investasi terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperkuat iklim investasi yang kondusif dan memperkuat kolaborasi.

Menurut Agus, investasi memiliki peran strategis sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Temanggung berkomitmen memberikan kemudahan berusaha melalui pelayanan perizinan yang transparan, cepat, dan terintegrasi.

“Kami membuka seluruh saluran layanan DPMPTSP untuk memberikan pendampingan, konsultasi, hingga penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan investasinya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkab Temanggung juga terus memperkuat kepastian hukum dan kemudahan berusaha, melalui penerapan Peraturan Bupati Nomor 47 Tahun 2024 tentang pemberian insentif investasi. Selain itu, pemerintah daerah menjaga kondusivitas wilayah melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan Perangkat Daerah terkait.

Dalam mendukung percepatan layanan perizinan, dua kecamatan, yakni Temanggung dan Parakan telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Sementara, Kecamatan Kranggan tengah dalam proses integrasi.

Ke depan, Pemkab Temanggung akan terus mendorong investasi yang berorientasi pada hilirisasi potensi unggulan daerah, seperti sektor agrokultur, peternakan, dan industri kreatif yang berkelanjutan, serta ramah lingkungan. Pemerintah juga mengajak para investor untuk memperkuat kemitraan dengan UMKM, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Temanggung.

Dalam kesempatan itu, Agus Munadi juga menyampaikan apresiasi kepada para investor, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan investasi dan industri di Kabupaten Temanggung. Juga dilakukan penandatanganan kemitraan antara perusahaan dan UMKM, sebagai bentuk nyata kolaborasi dunia usaha dengan masyarakat

Penulis : SV;Chy;Ekp
Editor : Ul, Diskomdigi Jateng

More like this