Dyson Rilis Kipas Genggam Tanpa Baling-Baling, Angin Tembus 88 Km/Jam
Dyson meluncurkan kipas angin genggam HushJet Mini Cool. Perangkat portabel ini menghembuskan angin hingga 88 km/jam, ditenagai motor 65.000 RPM. Baterai 5.000 mAh mampu bertahan 6 jam. Desain tanpa baling-baling luar menjamin keamanan. Harga kipas Dyson ini sekitar Rp1,5 juta.

Dyson meluncurkan kipas angin genggam personal pertamanya, HushJet Mini Cool, dengan banderol harga fantastis Rp1,5 juta. Perangkat portabel ini diklaim mampu menyemburkan angin hingga 88 kilometer per jam, namun mengundang tanda tanya besar terkait tingkat kebisingannya yang mencapai 72,5 desibel pada performa maksimal—jauh dari kesan “hush” yang diusung namanya. Peluncuran ini datang setelah hampir 17 tahun Dyson memperkenalkan lini Air Multiplier, memicu pertanyaan tentang urgensi dan nilai inovasi sejati.
Harga Fantastis dan Klaim Performa
Kipas HushJet Mini Cool, yang dilaporkan The Verge pada Jumat (10/4/2026), dipasarkan seharga 99 dolar AS atau setara Rp1,5 juta di pasar global. Harga ini menempatkannya sebagai kipas genggam premium yang menantang batas daya beli konsumen. Di balik label harga tersebut, Dyson menanamkan motor DC brushless yang berputar hingga 65.000 kali per menit (RPM), menjanjikan hembusan angin maksimal 88 km/jam. Mobilitas perangkat ditopang baterai 5.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga enam jam penggunaan terus-menerus—klaim yang seringkali optimis dalam kondisi nyata.
Inovasi Tanpa Baling-Baling, Namun Bising
Inovasi utama HushJet Mini Cool terletak pada desain tanpa baling-baling luar, menyembunyikan seluruh komponen penggerak dalam bodi silinder ramping berdiameter 38 milimeter. Desain ini diklaim meminimalisasi risiko cedera dan lilitan pada pakaian. Nozzle atas yang dapat diputar memungkinkan pengguna mengarahkan semburan angin secara lurus atau menyudut, dengan struktur yang dirancang untuk meredam frekuensi suara bernada tinggi. Namun, ironisnya, tingkat kebisingan perangkat ini mencapai 52 desibel pada pengaturan terendah dan melonjak drastis hingga 72,5 desibel saat dipacu maksimal—setara dengan suara penyedot debu atau mesin cuci. Nama “HushJet” terasa kontradiktif dengan kenyataan bising ini.
Pertanyaan di Balik Peluncuran
Dengan harga setinggi langit dan tingkat kebisingan yang mengganggu, pertanyaan mendasar muncul: apakah inovasi “tanpa baling-baling” dan kecepatan angin ekstrem ini sepadan dengan label harga premium dan kompromi kenyamanan? Dyson, yang dikenal dengan produk teknologi rumah tangga berharga tinggi, sekali lagi menempatkan teknologi canggih di atas pertimbangan harga massal dan pengalaman pengguna yang benar-benar hening. Paket penjualan yang menyertakan tali gantungan leher dan pengisi daya multifungsi tidak cukup menutupi keraguan atas nilai fungsionalitas dan harga yang dibebankan.
Dyson telah lama mengukuhkan posisinya sebagai produsen perangkat rumah tangga premium dengan inovasi seperti teknologi Air Multiplier. HushJet Mini Cool melanjutkan tradisi ini, namun dengan peluncuran yang terlambat dan fitur yang menimbulkan dilema antara kinerja dan kenyamanan, perangkat ini berisiko menjadi simbol kemewahan teknologi alih-alih solusi praktis untuk kebutuhan pendingin personal.