Efisiensi Biaya Haji Dikebut, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda Indonesia–Saudia Arabia dan Bikin Terminal Khusus

2 min read
Efisiensi Biaya Haji Dikebut, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda Indonesia–Saudia Arabia dan Bikin Terminal Khusus

Presiden Prabowo Subianto mendorong penurunan biaya haji dan efisiensi layanan penerbangan jemaah Indonesia. Pemerintah jajaki perusahaan patungan Garuda Indonesia-Saudia Airlines. Targetnya, biaya haji 2026 turun Rp2 juta, antrean haji maksimal 26 tahun, serta terminal khusus haji di Arab Saudi.

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong langkah strategis untuk menekan biaya haji sekaligus meningkatkan efisiensi layanan penerbangan bagi jemaah Indonesia. Salah satu upaya yang tengah disiapkan pemerintah adalah menjajaki pembentukan perusahaan patungan antara Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Hal itu dikatakan Prabowo saat menyampaikan Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih, Rabu (8/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto mendorong langkah strategis untuk menekan biaya haji sekaligus meningkatkan efisiensi layanan penerbangan bagi jemaah Indonesia. Salah satu upaya yang tengah disiapkan pemerintah adalah menjajaki pembentukan perusahaan patungan antara Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Dalam konteks efisiensi penerbangan, Prabowo menyoroti praktik yang selama ini dinilai tidak ekonomis. Ia menjelaskan bahwa pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah ke Tanah Suci kerap kembali ke Indonesia dalam kondisi kosong. Hal serupa juga terjadi pada pesawat Saudi yang mengangkut jemaah kembali ke Indonesia, lalu pulang tanpa penumpang.

“Saya mengatakan Kenapa tidak kerja sama bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia. Pesawat terbang ini ke Arab Saudi penuh ke Indonesia penuh. Harga bisa turun lagi. Waktu bisa lebih singkat lagi,” ucap Prabowo, Rabu (8/4).

Ia menegaskan bahwa instruksi tersebut telah diberikan sekitar dua bulan lalu dan meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat untuk merealisasikannya.

Tidak hanya itu, masih dalam rangka menekan biaya haji, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya haji pada 2026 sekitar Rp2 juta, meskipun harga avtur mengalami kenaikan.

Di sisi lain, pemerintah juga mencatat kemajuan dalam pengelolaan antrean haji. Jika sebelumnya waktu tunggu bisa mencapai 48 tahun, mulai 2026 diproyeksikan menjadi maksimal 26 tahun. “Dan saya akan berjuang Untuk lebih ringkas lagi,” tegas Prabowo.

Tak hanya itu, pemerintah Indonesia juga telah mengajukan permohonan kepada Arab Saudi untuk memiliki terminal khusus haji. Menurut Prabowo, prinsip usulan tersebut telah mendapat persetujuan awal.

“Jadi nanti terminal itu khusus untuk haji kita. Supaya bisa lebih cepat,” pungkas Prabowo. (her/dav)

More like this