Ketua GPK Bongkar Isu Pemecatan Massal PPP: Narasi Menyesatkan & Provokatif!

2 min read
Ketua GPK Bongkar Isu Pemecatan Massal PPP: Klaim Menyesatkan!

Ketua Umum GPK Imam Fauzan A. Uskara membantah keras pemecatan massal pengurus DPW dan DPC PPP. Fauzan menyatakan tidak ada kebijakan pemecatan, melainkan penataan organisasi sesuai mekanisme partai. Ini bukan narasi provokatif di tengah konsolidasi internal. Pergantian kepengurusan terjadi karena SK habis atau tidak menjalankan kewajiban organisasi.

Ketua GPK Bongkar Isu Pemecatan Massal PPP: Klaim Menyesatkan!

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah keras tudingan pemecatan massal ratusan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Fauzan mengecam pernyataan tersebut sebagai “narasi provokatif” yang sengaja disebar untuk memperkeruh suasana internal partai.

Bantahan ini mencuat di Jakarta pada Minggu, 19 April 2026, menyusul klaim Sekjen GPK Thobahul Aftoni yang menyebutkan adanya gelombang pemecatan besar-besaran. Situasi ini mempertajam konflik internal PPP di tengah proses konsolidasi kepartaian yang sedang berlangsung.

Klaim Penataan Organisasi

Fauzan menegaskan, tidak ada kebijakan pemecatan massal di tubuh PPP. Menurutnya, langkah yang diambil DPP PPP adalah bagian dari penataan organisasi yang sah dan sesuai konstitusi partai. Ini bukan pemecatan, melainkan upaya menertibkan struktur.

Penunjukan pelaksana tugas (Plt) di sejumlah DPW, Fauzan menjelaskan, terjadi akibat kepengurusan sebelumnya abai menjalankan kewajiban organisasi, termasuk tidak melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagaimana diamanatkan aturan partai. Ini adalah konsekuensi, bukan pemecatan sepihak.

Di tingkat DPC, pergantian status kepengurusan justru lebih disebabkan oleh habisnya masa berlaku Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Ia menekankan, ini adalah prosedur administratif normal, bukan tindakan pemecatan yang masif.

Tudingan Thobahul Aftoni, yang menyulut bantahan Fauzan, mengindikasikan perpecahan serius di tubuh GPK sendiri, sayap organisasi PPP. Konflik ini berpotensi merusak soliditas partai menjelang agenda politik krusial.

GPK, sebagai organisasi pemuda sayap PPP, kini terbelah antara klaim Fauzan dan tudingan Aftoni. Kondisi ini mencerminkan dinamika internal partai yang terus memanas, mempertanyakan stabilitas kepemimpinan dan arah partai.

Reaksi Keras Ketua Umum GPK

“Apa yang disampaikan saudara Toni adalah narasi provokatif di tengah dinamika internal. Pernyataan tersebut sama sekali tidak mewakili sikap GPK yang selama ini konsisten mendukung kepengurusan partai yang sah sesuai keputusan pemerintah,” kata Fauzan kepada wartawan, Minggu (19/4/2026).

Fauzan melanjutkan, “Saat ini proses konsolidasi internal terus berlanjut dari Musyawarah Wilayah (Muswil) hingga yang sedang berlangsung Musyawarah Cabang (Muscab). Semua kader di tingkat struktur organisasi yang sah hingga tingkat ke bawah solid.”

Fauzan juga secara tegas menyatakan bahwa langkah DPP PPP semata-mata merupakan bagian dari penataan organisasi yang sesuai dengan mekanisme dan konstitusi partai, bukan pemecatan massal seperti yang dituduhkan oleh pihak lain.

Latar Belakang Konflik

Konflik internal di tubuh PPP bukanlah hal baru. Partai berlambang Ka’bah ini kerap dilanda friksi kepemimpinan dan perebutan pengaruh, yang kini merembet hingga ke organisasi sayapnya, GPK. Situasi ini mengancam kesiapan partai menghadapi tantangan politik mendatang.

More like this