Pancaroba Mengintai, BPBD Jateng Ungkap Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
BPBD Jawa Tengah antisipasi bencana pancaroba dan kemarau akibat El Nino. Potensi cuaca ekstrem, krisis air bersih, serta kebakaran hutan/lahan di Jateng. Pemkab/kota diimbau siapkan sarana air bersih seperti sumur dalam dan SPAM. Masyarakat didorong menabung air serta mencegah kebakaran hutan dan permukiman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengeluarkan peringatan keras, mengumumkan ancaman krisis air bersih dan kebakaran hutan yang diprediksi melanda provinsi itu mulai masa pancaroba hingga puncak kemarau ekstrem 2026-2027. Fenomena El Nino memperparah kondisi, memaksa pemerintah daerah dan masyarakat bersiap menghadapi dampak terburuk yang berulang.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, pada Rabu (15/4/2026) di Semarang, menyatakan wilayahnya kini di fase transisi musim dengan cuaca ekstrem. Namun, fokus utama adalah kemarau panjang yang diprediksi akan memicu kelangkaan air di Klaten, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, dan Pantura, serta risiko kebakaran di kawasan hutan seperti Gunung Slamet.
Ancaman Krisis Air dan Kebakaran
Peringatan BMKG menjadi dasar bagi BPBD Jateng untuk mendesak pemerintah kabupaten/kota segera menyiapkan infrastruktur air bersih.

