Pemkot Tegal Bawa Angin Segar ke Brebes Night Carnival: Ramaikan Pesta Rakyat!

3 min read
Pemkot Tegal Ramaikan Brebes Night Carnival

Pemkot Tegal memeriahkan Brebes Night Carnival pada Sabtu (23/8/2025). Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, memimpin rombongan karnaval mengenakan pakaian adat nasional. Barisan Pemkot Tegal meliputi kereta kencana Wali Kota, Satpol PP berkuda, segway, penari, dan kendaraan hias naga. Interaksi dengan penonton berlangsung meriah.

Pemkot Tegal Ramaikan Brebes Night Carnival

Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mempertontonkan kemewahan berlebihan dengan keikutsertaan kontingennya dalam Brebes Night Carnival (BNC) di Brebes pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025. Dipimpin langsung Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, parade ini sarat dengan atribut mahal dan aksi pembagian hadiah, memicu pertanyaan serius soal prioritas anggaran daerah.

Acara yang berlangsung dari Islamic Center hingga Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes ini menampilkan arak-arakan pejabat tinggi Pemkot Tegal dalam balutan pakaian adat nasional, kontingen Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lengkap dengan kuda dan kendaraan segway, serta iringan penari dan kendaraan hias berbentuk naga yang mencolok mata.

Pameran Kemewahan di Jalanan

Barisan kontingen Pemkot Tegal di BNC bukan sekadar partisipasi, melainkan sebuah pameran aset dan citra. Jajaran Kepala OPD memulai parade dengan berjalan kaki, disusul Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono dan anggota Satpol PP yang gagah menunggangi kuda. Puncak parade adalah Wali Kota Tegal yang menaiki kereta kencana, diikuti Satpol PP dengan kendaraan segway, penari, dan ditutup oleh kendaraan hias naga yang megah.

Selama perjalanan karnaval menuju panggung kehormatan, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono secara demonstratif membagikan uang tunai dan kudapan kepada kerumunan penonton. Aksi ini, meski seolah merakyat, menegaskan adanya alokasi dana yang digunakan untuk kegiatan di luar tupoksi inti pemerintahan.

Setibanya di panggung kehormatan, rombongan Tegal menampilkan “performance” khusus, sementara Wali Kota Tegal mengalungkan untaian bunga kepada Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dan Sekda Tegal kepada Wakil Bupati Brebes Wurja. Tindakan seremonial ini mengesankan fokus pada pencitraan antar-daerah ketimbang substansi.

Minim Justifikasi, Anggaran Dipertanyakan

Pemkot Tegal belum memberikan penjelasan transparan terkait biaya yang dikucurkan untuk partisipasi mewah di Brebes Night Carnival. Ketiadaan rincian anggaran ini sontak memunculkan desakan publik untuk meninjau ulang prioritas belanja daerah. Masyarakat mempertanyakan urgensi menggelar parade yang menghabiskan banyak dana di tengah kebutuhan mendesak untuk pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dasar.

Kritik tajam mengarah pada efektivitas penggunaan sumber daya yang melibatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satpol PP. Kegiatan yang lebih bersifat hiburan dan promosi citra semestinya tidak mengorbankan fokus pada tugas pokok dan fungsi mereka dalam melayani masyarakat.

Penggunaan kendaraan hias naga, kereta kencana, serta pembagian uang dan kudapan oleh Wali Kota memperkuat persepsi bahwa agenda ini lebih menonjolkan aspek seremonial dan pencitraan pribadi, ketimbang membawa dampak konkret bagi kesejahteraan warga Tegal.

Latar Belakang dan Prioritas Daerah

Brebes Night Carnival seringkali dijadikan ajang promosi budaya dan pariwisata daerah. Namun, keikutsertaan Pemkot Tegal dengan segala kemewahannya justru menarik perhatian pada potensi pemborosan anggaran. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 24 Agustus 2025, pukul 12:53 WIB.

Pertanyaan krusial tetap: apakah pengeluaran besar untuk pameran semacam ini merupakan investasi yang tepat bagi Pemkot Tegal, ataukah hanya sebuah distraksi dari masalah-masalah riil yang dihadapi warganya?

More like this