Roy Suryo Mendesak: Keputusan Mikro Teks Pengaman Temuan Gadhaj Adam di Mana?

2 min read
Roy Suryo Pertanyakan Keputusan Mikro Teks Pengaman Temuan Gadhaj Adam

Pakar Telematika Roy Suryo menemukan kejanggalan ijazah mantan Presiden Jokowi. Mikro teks “gadhaj adam” terdeteksi dalam watermark Gadjah Mada. Pada konferensi pers di Jakarta (28/4/2026), Roy Suryo menantang pihak terkait membuktikan keaslian mikro teks tersebut sebagai pengaman resmi. Temuan ini memicu perdebatan publik.

Roy Suryo Pertanyakan Keputusan Mikro Teks Pengaman Temuan Gadhaj Adam

Pakar Telematika, Roy Suryo, kembali melontarkan tudingan serius terhadap ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia mengungkap temuan mikro teks “gadhaj adam” yang terselip janggal di tengah watermark “Gadjah Mada” pada ijazah tersebut.

Tuduhan ini disampaikan dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026), secara langsung memicu keraguan baru atas keabsahan dokumen pendidikan Jokowi. Roy Suryo menantang pihak mana pun untuk membuktikan mikro teks tersebut sebagai tanda pengaman resmi.

Temuan Mengejutkan dan Tantangan Terbuka

Mikro teks “gadhaj adam” yang diidentifikasi Roy Suryo berada di area krusial ijazah, tepat di pusat tulisan nama universitas. Temuan ini bukan anomali visual semata, melainkan indikasi serius potensi manipulasi atau ketidakotentikan dokumen vital tersebut.

Tantangan Roy Suryo kepada publik, khususnya Universitas Gadjah Mada (UGM), menuntut transparansi mutlak. Ia mendesak bukti konkret, bukan sekadar penafsiran atau bantahan tak berdasar, jika elemen tersebut memang fitur keamanan resmi.

Polemik ijazah Jokowi bukan kali pertama mencuat; tuduhan serupa telah berulang kali dilontarkan, namun belum ada penjelasan definitif yang memuaskan dari pihak terkait, termasuk UGM atau Jokowi sendiri. Ini meninggalkan celah besar bagi spekulasi dan keraguan publik.

Refly Harun, kuasa hukum Roy Suryo, mendampingi dalam konferensi pers, menggarisbawahi keseriusan tim ini dalam mengadvokasi temuan tersebut. Kehadiran Refly memperkuat legitimasi tudingan yang dilayangkan.

Keengganan UGM atau pihak Jokowi memberikan klarifikasi tuntas sebelumnya memperkeruh situasi. Setiap temuan baru seperti ini menambah beban pembuktian bagi mereka yang mengklaim ijazah itu sah dan otentik.

Desakan Bukti Otentik dari Narasumber

“Yang namanya gadhaj adam, sekali lagi, itu kalaupun itu disebut sebagai sesuatu yang resmi dari UGM, kita tanya, keputusannya mana?” tegas Roy Suryo dalam konferensi pers.

Ia melanjutkan, “UGM kalau itu menyatakan itu resmi itu mikroteks pengaman ya, ada nggak? Jangan buat keputusan yang mundur.”

Pernyataan ini secara telak menuntut pertanggungjawaban dan bukti otentik dari institusi terkait, bukan sekadar bantahan tanpa dasar yang selama ini kerap muncul.

Sejarah Kontroversi Ijazah

Kontroversi ijazah Jokowi telah menjadi sorotan publik sejak lama, terutama menjelang dan selama masa kepemimpinannya. Tuduhan pemalsuan atau kejanggalan dokumen pendidikan ini terus-menerus muncul, menjadi isu sensitif yang belum tuntas terjawab.

Sebelumnya, Roy Suryo dan timnya juga telah menyurati Komisi III DPR RI terkait isu ini, namun belum mendapat tanggapan memadai selama lebih dari tiga bulan. Hal ini menunjukkan mandeknya penanganan isu krusial tersebut di tingkat legislatif.

More like this