Salatiga Uji Coba E Parkir Berbasis Qris Tingkatkan Transparansi Dan Layanan Publik

2 min read
Salatiga Uji Coba E Parkir Berbasis Qris Tingkatkan Transparansi Dan Layanan Publik

SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perhubungan mulai menerapkan sistem e-Parkir berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan parkir sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan retribusi. Peluncuran sistem tersebut ditandai dengan pemasangan stiker barcode QRIS di kawasan parkir Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026). Penerapan e-Parkir merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan publik sekaligus respons atas berbagai aspirasi masyarakat terkait layanan parkir. Melalui sistem pembayaran nontunai, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan bertransaksi, kepastian tarif, serta layanan parkir yang lebih transparan, praktis, dan akuntabel. Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junanto, mengatakan implementasi e-Parkir merupakan hasil kajian dan pembahasan yang dilakukan bersama berbagai pihak selama kurang lebih tujuh bulan. “Kurang lebih selama tujuh bulan kami membuat formulasi dan berdiskusi terkait bagaimana memberikan alternatif pembayaran dengan memanfaatkan teknologi berupa QRIS. Saat ini kami akan lakukan uji coba di dua titik, yakni Jalan Sukowati dan Jalan Monginsidi. Hasil trial ini akan kami kaji dan evaluasi, kemudian ke depan tentu akan kami kembangkan di beberapa titik lain di Kota Salatiga,” ujarnya. Menurut Guntur, digitalisasi pembayaran parkir diharapkan mampu meningkatkan kemudahan layanan bagi masyarakat sekaligus mendorong tata kelola parkir yang lebih tertib, modern, dan akuntabel. Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Bank Jateng sebagai mitra pemerintah daerah dalam percepatan transformasi digital. Wakil Kepala Divisi Bisnis Bank Jateng, Amitta Windari, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung digitalisasi layanan publik di Kota Salatiga. Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menilai penerapan e-Parkir menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. “Ini merupakan inovasi yang bagus dan mendorong percepatan digitalisasi daerah guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yang terpenting adalah pelayanan kepada masyarakat, artinya kinerja juru parkir juga harus ditingkatkan. Jangan hanya datang ketika kendaraan mau pergi,” tegasnya. Melalui implementasi e-Parkir, Pemerintah Kota Salatiga berharap masyarakat dapat menikmati layanan parkir yang lebih mudah, aman, dan transparan. Hasil uji coba di dua lokasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi sebelum sistem diterapkan secara lebih luas di sejumlah titik parkir lainnya di Kota Salatiga. Penulis: Kontributor Kota Salatiga Editor: WH/DiskomdigiJtg Browser Anda tidak mendukung audio.

SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perhubungan mulai menerapkan sistem e-Parkir berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan parkir sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan retribusi. Peluncuran sistem tersebut ditandai dengan pemasangan stiker barcode QRIS di kawasan parkir Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026).
Penerapan e-Parkir merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan publik sekaligus respons atas berbagai aspirasi masyarakat terkait layanan parkir. Melalui sistem pembayaran nontunai, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan bertransaksi, kepastian tarif, serta layanan parkir yang lebih transparan, praktis, dan akuntabel.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junanto, mengatakan implementasi e-Parkir merupakan hasil kajian dan pembahasan yang dilakukan bersama berbagai pihak selama kurang lebih tujuh bulan.
“Kurang lebih selama tujuh bulan kami membuat formulasi dan berdiskusi terkait bagaimana memberikan alternatif pembayaran dengan memanfaatkan teknologi berupa QRIS. Saat ini kami akan lakukan uji coba di dua titik, yakni Jalan Sukowati dan Jalan Monginsidi. Hasil trial ini akan kami kaji dan evaluasi, kemudian ke depan tentu akan kami kembangkan di beberapa titik lain di Kota Salatiga,” ujarnya.
Menurut Guntur, digitalisasi pembayaran parkir diharapkan mampu meningkatkan kemudahan layanan bagi masyarakat sekaligus mendorong tata kelola parkir yang lebih tertib, modern, dan akuntabel.
Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Bank Jateng sebagai mitra pemerintah daerah dalam percepatan transformasi digital. Wakil Kepala Divisi Bisnis Bank Jateng, Amitta Windari, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung digitalisasi layanan publik di Kota Salatiga.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menilai penerapan e-Parkir menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini merupakan inovasi yang bagus dan mendorong percepatan digitalisasi daerah guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Yang terpenting adalah pelayanan kepada masyarakat, artinya kinerja juru parkir juga harus ditingkatkan. Jangan hanya datang ketika kendaraan mau pergi,” tegasnya.
Melalui implementasi e-Parkir, Pemerintah Kota Salatiga berharap masyarakat dapat menikmati layanan parkir yang lebih mudah, aman, dan transparan. Hasil uji coba di dua lokasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi sebelum sistem diterapkan secara lebih luas di sejumlah titik parkir lainnya di Kota Salatiga.

Penulis: Kontributor Kota Salatiga
Editor: WH/DiskomdigiJtg

Salatiga Uji Coba E Parkir Berbasis Qris Tingkatkan Transparansi Dan Layanan Publik
Salatiga Uji Coba E Parkir Berbasis Qris Tingkatkan Transparansi Dan Layanan Publik
More like this