Sidang Eks Kapolres Bima: Pintu Masuk Bongkar Jaringan Narkoba Besar di Polri?

2 min read
Sidang Eks Kapolres Bima: Pintu Masuk Bongkar Jaringan Narkoba Besar Polri?

Kompolnas mendesak Polri membongkar jaringan narkoba yang memasok eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Desakan ini disampaikan dalam sidang Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP). Kompolnas ingin mengungkap pola penyerahan, jenis narkoba, serta pelaku lain demi komitmen Polri memberantas narkoba.

Sidang Eks Kapolres Bima: Pintu Masuk Bongkar Jaringan Narkoba Besar Polri?

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk membongkar tuntas jaringan pemasok narkoba kepada eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Sidang Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) wajib menjadi pintu pengungkapan, bukan sekadar forum penjatuhan sanksi individual.

Tuntutan keras ini disampaikan di Gedung TNCC Polri, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026). Desakan muncul sebagai komitmen Polri dalam pemberantasan narkoba, terutama ketika kasus ini menyeret perwira tinggi yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum.

Pembongkaran Jaringan Wajib

Kompolnas menegaskan, sidang KKEP bukan hanya untuk memutuskan nasib etika AKBP Didik, melainkan untuk menguak seluruh rantai pasok narkoba yang menjeratnya. Ini krusial demi membersihkan tubuh Polri dari pengaruh narkotika yang merusak.

Polri wajib mengungkap pola penyerahan narkoba, jenis barang haram yang dikonsumsi atau diedarkan, hingga semua pelaku lain yang terlibat dalam lingkaran haram tersebut. Kegagalan mengungkap jaringan ini akan mencederai klaim Polri dalam perang melawan narkoba.

Keterlibatan seorang Kapolres dalam kasus narkoba menunjukkan celah serius dalam pengawasan internal dan integritas institusi. Kasus ini bukan insiden tunggal; ini indikasi masalah sistemik yang lebih dalam.

Pembongkaran ini harus menjadi prioritas utama. Publik menunggu transparansi dan tindakan tegas dari kepolisian, bukan sekadar janji kosong.

Keberanian Polri dalam menindak dan membongkar jaringan di balik anggotanya sendiri menjadi taruhan kredibilitas dalam memerangi kejahatan narkoba.

Desakan Komisioner Anam

Komisioner Kompolnas Choirul Anam secara eksplisit menyatakan, “Dalam konteks narkoba semoga nanti disidang ini bisa dilihat karakter, keterangan dan lain sebagainya jejaring narkobanya.”

Pernyataan Anam menyoroti bahwa sidang KKEP harus dimanfaatkan sebagai arena investigasi mendalam, bukan hanya seremonial penjatuhan sanksi etika.

Ia mendesak agar semua informasi terkait modus operandi dan pelaku lain terkuak terang benderang, tanpa ada yang ditutupi.

Latar Belakang Krusial

AKBP Didik Putra Kuncoro telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Bima Kota. Keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkoba menempatkannya pada posisi berpotensi besar dipecat dari institusi Polri.

Kasus ini menjadi ujian berat bagi Polri untuk membuktikan keseriusannya membersihkan diri dari oknum-oknum yang justru menjadi bagian dari masalah kejahatan narkotika, alih-alih memberantasnya.

More like this