Suarakan Semangat Antikorupsi Lewat Ajang Rembang City Run

2 min read
Suarakan Semangat Antikorupsi Lewat Ajang Rembang City Run

REMBANG – Kampanye antikorupsi di Kabupaten Rembang dikemas lewat cara yang berbeda. Melalui ajang Rembang City Run 5K 2026, ribuan pelari diajak menyuarakan semangat integritas yang mengusung slogan “Lari Terus, Korupsi Putus”, Minggu (26/7/2026). Event yang digelar di Alun-alun Rembang itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang. Start dan finis dipusatkan di Alun-alun Rembang. Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Fahrudin mengatakan, olahraga dipilih sebagai sarana menanamkan budaya antikorupsi di tengah masyarakat. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya pencegahan melalui pembentukan karakter. “Korupsi tidak bisa diberantas hanya dengan penindakan. Yang tidak kalah penting adalah membangun budaya antikorupsi di masyarakat,” kata Fahrudin. Ia menyebut, perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada operasi tangkap tangan maupun vonis terhadap pelaku korupsi. Padahal, langkah pencegahan dinilai menjadi kunci, agar praktik korupsi tidak terjadi sejak awal. Karena itu, pihaknya terus menggencarkan kampanye antikorupsi, melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Harapannya, nilai integritas tidak hanya dipahami, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Bupati Rembang Harno mengatakan, Rembang City Run juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan menjadi modal utama membentuk sumber daya manusia yang unggul dan produktif. Ia berharap, semangat yang dibawa para peserta lari dapat menjadi simbol tekad bersama, dalam mendorong Rembang yang semakin maju dan sejahtera. “Masyarakat yang sehat merupakan modal utama, dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Harno. Kampanye antikorupsi dilakukan dengan deklarasi bersama yang dipimpin oleh bupati, sebelum memberangkatkan para peserta Rembang City Run. Dalam deklarasi itu, bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang, untuk bersama-sama mencegah tindakan koruptif. “Menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang,” seru Harno dihadapan para peserta. Penulis: Mifta Rembang Editor: Di, Diskomdigi Jateng Browser Anda tidak mendukung audio.

REMBANG – Kampanye antikorupsi di Kabupaten Rembang dikemas lewat cara yang berbeda. Melalui ajang Rembang City Run 5K 2026, ribuan pelari diajak menyuarakan semangat integritas yang mengusung slogan “Lari Terus, Korupsi Putus”, Minggu (26/7/2026).

Event yang digelar di Alun-alun Rembang itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang. Start dan finis dipusatkan di Alun-alun Rembang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Fahrudin mengatakan, olahraga dipilih sebagai sarana menanamkan budaya antikorupsi di tengah masyarakat. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya pencegahan melalui pembentukan karakter.

“Korupsi tidak bisa diberantas hanya dengan penindakan. Yang tidak kalah penting adalah membangun budaya antikorupsi di masyarakat,” kata Fahrudin.

Ia menyebut, perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada operasi tangkap tangan maupun vonis terhadap pelaku korupsi. Padahal, langkah pencegahan dinilai menjadi kunci, agar praktik korupsi tidak terjadi sejak awal.

Karena itu, pihaknya terus menggencarkan kampanye antikorupsi, melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Harapannya, nilai integritas tidak hanya dipahami, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Rembang Harno mengatakan, Rembang City Run juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan menjadi modal utama membentuk sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

Ia berharap, semangat yang dibawa para peserta lari dapat menjadi simbol tekad bersama, dalam mendorong Rembang yang semakin maju dan sejahtera.

“Masyarakat yang sehat merupakan modal utama, dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Harno.

Kampanye antikorupsi dilakukan dengan deklarasi bersama yang dipimpin oleh bupati, sebelum memberangkatkan para peserta Rembang City Run. Dalam deklarasi itu, bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang, untuk bersama-sama mencegah tindakan koruptif.

“Menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang,” seru Harno dihadapan para peserta.

Penulis: Mifta Rembang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Suarakan Semangat Antikorupsi Lewat Ajang Rembang City Run
More like this