Telegram Android Rasa iOS: Bedah Tuntas Fitur & UI Pembaruan Terkini

2 min read
Telegram Android's Latest Update: iOS-Style UI & New Features Explored

Telegram Android meluncurkan desain antarmuka baru yang halus dan modern, mirip iOS. Ini pembaruan terbesar sejarah aplikasi pesan tersebut. Kode antarmuka dibangun ulang demi responsivitas. Fitur baru meliputi bottom bar mengambang dan kolom pencarian besar. Peluncuran bertahap, dengan opsi Power Saving untuk efek visual.

Telegram Android's Latest Update: iOS-Style UI & New Features Explored

Telegram secara drastis merombak antarmuka pengguna (UI) aplikasi Android-nya, menanggalkan desain kaku demi tampilan modern yang disebut “mirip iOS” dan lebih ringan. Perubahan mendadak ini, disebut sebagai pembaruan terbesar sepanjang sejarah, menyasar responsivitas dan efisiensi, sekaligus memicu pertanyaan atas arah desain platform pesan instan tersebut dalam menghadapi kompetisi ketat.

Perombakan Fundamental Kode

Perombakan total ini mencakup pembangunan ulang kode antarmuka dari nol. Telegram mengklaim langkah ini membuat aplikasi lebih responsif, ringan, dan efisien, bukan sekadar polesan estetika. Ini mengindikasikan upaya serius untuk meningkatkan pengalaman pengguna di Android, sekaligus menyelaraskan konsistensi desain lintas platform yang sebelumnya terasa kurang.

Navigasi Mirip iOS

Navigasi utama kini bertransformasi ke “bottom bar” mengambang dengan sudut membulat, menggantikan menu samping tersembunyi yang kurang intuitif. Desain ini memungkinkan akses cepat ke chat, kontak, pengaturan, dan profil hanya dengan satu ketukan, secara terang-terangan meniru kemudahan navigasi satu tangan yang umum pada aplikasi iOS.

Pencarian Lebih Menonjol

Kolom pencarian juga diperbesar dan lebih menonjol di bagian atas layar, bukan lagi sekadar ikon kaca pembesar kecil yang mudah terlewat. Perubahan ini memudahkan pengguna mencari percakapan, pesan, kontak, grup, hingga kanal, mengakui kompleksitas penggunaan bagi mereka yang aktif di banyak interaksi.

Peluncuran Bertahap dan Optimasi Daya

Pembaruan ini diluncurkan bertahap melalui aplikasi Telegram versi 12.4.1. Tidak semua perangkat langsung menerima tampilan baru, memaksa pengguna untuk secara manual memeriksa pembaruan di Google Play Store. Selain itu, fitur “Power Saving” ditambahkan, memungkinkan pengguna menonaktifkan efek animasi demi menghemat baterai atau meningkatkan performa. Ini mengisyaratkan bahwa desain visual yang baru mungkin menuntut lebih banyak sumber daya, terutama pada perangkat kelas menengah ke bawah.

Melalui blog resminya, Telegram menegaskan, pembaruan ini merupakan “update antarmuka terbesar sepanjang sejarah Telegram untuk Android.” Mereka menekankan, perubahan ini “menyentuh sisi teknis demi meningkatkan pengalaman pengguna,” bukan sekadar ganti baju.

Klaim ini menyoroti ambisi Telegram untuk tidak hanya bersaing secara fitur, tetapi juga pengalaman visual dan teknis, menghadapi standar tinggi di pasar aplikasi pesan yang terus berkembang.

Ekspansi ke iOS dan Pengelolaan Grup

Pembaruan ini juga merambah iOS dengan sentuhan “Liquid Glass” pada elemen visual serta pintasan keyboard baru untuk pengguna iPad. Telegram turut memperkenalkan mekanisme baru dalam pengelolaan grup: jika pemilik grup keluar tanpa menunjuk pengganti, kepemilikan akan otomatis beralih ke salah satu admin setelah tujuh hari. Ini menanggulangi potensi kekosongan kepemimpinan dalam komunitas yang dinamis.

More like this