Paralegal Muslimat NU: Menguak Peran Krusial Mitra Strategis Pemprov Jateng dalam Hukum Warga
400 kader Muslimat NU Jawa Tengah resmi dikukuhkan sebagai paralegal. Mereka menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jateng untuk pendampingan hukum masyarakat. Paralegal ini akan membantu warga, khususnya perempuan dan anak, mengakses layanan hukum serta mendapatkan hak-hak mereka. Ini menegaskan peran Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di 32 kabupaten/kota.
Empat ratus kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah resmi dikukuhkan sebagai paralegal pada Sabtu (11/4/2026) di Semarang, menandai langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng organisasi keagamaan untuk pendampingan hukum warga. Inisiatif ini, meski diklaim sebagai solusi akses keadilan, justru menyoroti keterbatasan cakupan hukum dan potensi bias dalam layanan yang diberikan.
Pengukuhan di Balairung UTC Hotel, Kota Semarang, itu menempatkan para paralegal ini sebagai “








