Bupati Kendal Soroti Kesiapan Peternak Kambing Jelang Iduladha: Apa Temuannya?
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memonitoring peternakan kambing Bumi Hijau Multifarm di Truko, Kangkung (7/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi hewan ternak sehat dan memenuhi standar menjelang Iduladha. Peternakan menyiapkan 200 ekor kambing dan domba. Ini menjamin pasokan hewan kurban yang aman bagi masyarakat Kendal.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengunjungi peternakan kambing Bumi Hijau Multifarm di Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kendal, pada Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini, diklaim untuk memastikan kesehatan dan standar hewan kurban menjelang Iduladha, namun hanya menyasar satu lokasi peternakan.
Langkah ini menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas pengawasan menyeluruh terhadap pasokan hewan kurban di seluruh Kendal. Fokus pada satu peternakan tidak menjamin standar kesehatan dan kelayakan terpenuhi secara merata di tengah lonjakan permintaan yang pasti terjadi.
Pengawasan Terbatas
Kunjungan bupati terjadi di tengah kekhawatiran publik akan kualitas dan keamanan hewan kurban. Permintaan hewan kurban diprediksi melonjak drastis, menuntut pengawasan ketat dan merata dari pemerintah daerah.
Bupati Dyah Kartika Permanasari menyatakan, “Kita ingin memastikan hewan ternak yang disiapkan oleh para peternak di Kendal dalam kondisi sehat dan memenuhi standar, agar masyarakat dapat mengonsumsinya dengan aman, sehingga pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan dengan lancar.” Pernyataan ini kontras dengan cakupan monitoring yang sempit.
Peternakan Bumi Hijau Multifarm, yang menjadi satu-satunya objek kunjungan, saat ini mengelola sekitar 100 ekor kambing dan domba. Pengelola mengklaim telah menyiapkan 200 ekor untuk Iduladha, menyatakan pasokan “masih mencukupi”.
Namun, jumlah ini relatif kecil dibandingkan total kebutuhan hewan kurban di seluruh Kendal. Ketergantungan pada klaim sepihak dari satu peternak tanpa verifikasi luas mengancam integritas pasokan dan keamanan pangan masyarakat.
Klaim dan Ketiadaan Verifikasi
Imanudin, pengelola Bumi Hijau, menyambut kunjungan tersebut dengan nada positif. “Alhamdulillah setelah dicek oleh PPL kondisi kambing sehat-sehat,” ujarnya, mengesankan tidak ada masalah berarti.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal atas “perhatian” yang diberikan. Pernyataan ini cenderung menguatkan narasi positif pemerintah, bukan evaluasi objektif terhadap kondisi riil peternakan secara keseluruhan.
Namun, tidak ada kutipan dari pihak independen atau perwakilan masyarakat yang dapat memverifikasi klaim kesehatan hewan atau kecukupan pasokan secara lebih luas.
Tanggung Jawab Pemerintah
Setiap tahun, menjelang Iduladha, isu kesehatan dan ketersediaan hewan kurban selalu menjadi sorotan. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab krusial untuk memastikan keamanan pangan dan kelancaran ibadah masyarakat.
Kunjungan simbolis ke satu peternakan, tanpa diikuti inspeksi massal dan transparan, berpotensi menciptakan rasa aman palsu di tengah masyarakat Kendal. Ini mengabaikan potensi risiko kesehatan dan ketidakcukupan pasokan di peternakan lain yang tidak tersentuh pengawasan.